<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31700">
<titleInfo>
<title>Gerakan 
Kemanusiaan untuk Keadilan Palestina pada Akun Instagram @eye.on.palestine 
(Analisis Framing William A. Gamson)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Zhahira Reka Firdania</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii + 82 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Konflik Palestina yang telah berlangsung sejak tahun 1947 kemudian 
kembali memanas pada tahun 2023 dan menimbulkan perhatian besar dari dunia 
internasional. Di tengah meningkatnya kekerasan dan informasi yang simpang siur, 
banyak media konvensional dinilai belum mampu memberikan pemberitaan yang 
cepat, dan menyeluruh. Kehadiran media sosial kemudian menjadi alternatif utama 
bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi langsung dari lapangan. Salah satu 
akun yang aktif menyuarakan kondisi kemanusiaan di Palestina adalah akun 
Instagram @eye.on.palestine, yang memiliki 13,7 juta pengikut dengan 60,2 ribu 
postingan. Akun ini menampilkan berbagai video, foto, dan laporan langsung 
mengenai situasi di Palestina, sehingga menarik untuk diteliti. Adapun rumusan 
masalah pada penelitian ini yaitu, 1) Bagaimana pembingkaian gerakan 
kemanusiaan pada akun Instagram @eye.on.palestine menggunakan analisis 
framing Wiliam A. Gamson?, 2) Bagaimana analisis framing tentang gerakan 
kemanusiaan untuk keadilan Palestina pada akun @eye.on.palestine menurut 
Wiliam A. GamSon?. Sedangkan tujuan dari penelitian ini yaitu, 1) Untuk 
mengetahui bagaimana pembingkaian yang dilakukan oleh akun Instagram 
@eye.on.palestine berdasarkan teori framing Wiliam A. Gamson, 2) Untuk 
mengetahui bagaimana tentang gerakan kemanusiaan untuk keadilan Palestina pada 
akun @eye.on.palestine membingkai isu kemanusiaan terkait Palestina melalui 
framing Wiliam A. Gamson. Penelitian ini menggunakan  teori William A. 
Gamson dengan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian 
akun Instagram @eye.on.palestine berperan sebagai media perlawanan digital dan 
sarana advokasi kemanusiaan global. Melalui analisis framing Wiliam A. Gamson, 
akun ini membingkai isu Palestina sebagai perjuangan kemanusiaan dan keadilan, 
bukan semata konflik politik atau agama. Kontennya menunjukkan solidaritas, 
penderitaan rakyat, serta kritik terhadap ketidakadilan yang dilakukan Israel. 
Kesimpulan dari penelitian ini secara kritis menemukan bahwa akun tersebut 
merupakan jenis aktivisme digital yang mengubah advokasi konvensional menjadi 
gerakan online berbasis solidaritas internasional. Selain itu, konten yang 
ditampilkan menekankan pentingnya solidaritas, penderitaan rakyat sipil, dan 
ketidakadilan struktural yang disebabkan oleh pendudukan Israel. Akibatnya akun 
@eye.on.palestine tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi tetapi juga 
sebagai arena politik simbolik di mana orang berbicara tentang keadilan, 
perlawanan, dan kemanusiaan untuk menentang narasi kekuasaan internasional.</note>
<classification>070</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1188</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 1188</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1188</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31700</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-28 10:41:18</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-28 10:50:06</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>