Detail Cantuman Kembali

XML

Pengelolaan Bank Sampah Digital dalam Pelestarian Lingkungan (Studi Deskriptif: Perumnas Ciracas, Kecamatan Serang, Kota Serang)


Bank Sampah Digital Ciracas merupakan inovasi pengelolaan sampah
berbasis teknologi yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyaluran sampah
terpilah, tetapi juga sebagai media pemberdayaan masyarakat melalui sistem
pencatatan digital, pemantauan saldo daring, dan layanan informasi. Inovasi ini
memadukan pendekatan teknologi dengan pendampingan sosial, sehingga dapat
diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang memiliki
keterbatasan literasi digital.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1.) Bagaimana pelaksanaan
program pengelolaan Bank Sampah Digital? 2.) Bagaimana pemberdayaan
masyarakat melalui program pengelolaan bank sampah digital? 3.) Bagaimana
dampak bank sampah digital terhadap upaya pelestarian lingkungan? Tujuan
penelitian ini adalah: 1.) Untuk menjelaskan pelaksanaan program pengelolaan
Bank Sampah Digital, 2.) Untuk mendeskripsikan bagaimana pemberdayaan
masyarakat melalui program pengelolaan Bank Sampah Digital, 3.) Untuk
menjelaskan bagaimana dampak Bank Sampah Digital terhadap upaya pelestarian
lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis
data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Penelitian
ini menggunakan teori pemberdayaan masyarakat menurut Edi Suharto, yang
meliputi tiga tahapan pemberdayaan yaitu: Penyadaran, Pengkapasitasan, dan
Pemberdayaan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1.) Pelaksanaan program
pengelolaan Bank Sampah Digital Ciracas berjalan dengan baik melalui
kombinasi antara teknologi dan pendekatan partisipatif. Penggunaan timbangan
digital, aplikasi pencatatan transaksi, serta sosialisasi berkelanjutan kepada warga
menjadikan sistem ini lebih efisien, transparan, dan dapat diakses masyarakat secara
langsung. 2.) Pemberdayaan masyarakat melalui program Bank Sampah
Digital tampak dalam bentuk edukasi, pendampingan teknis, dan pelatihan yang
terus dilakukan oleh pengelola. Aplikasi berfungsi sebagai media pencatatan
otomatis, pemantauan saldo, dan penyampaian informasi, namun sebagian warga
masih membutuhkan pendampingan untuk mengoperasikannya. 3.) Dampak
program Bank Sampah Digital terhadap pelestarian lingkungan terlihat dari
meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah,
berkurangnya volume sampah yang dibuang ke TPA, serta tumbuhnya rasa percaya
terhadap sistem yang transparan.
Sandy Cahyawiguna - Personal Name
SKRIPSI PMI 372
363.7
Text
Indonesia
2025
Serang Banten
xv + 90 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...