<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31679">
<titleInfo>
<title>تمثيل الحياة في شعر فلسفة حياة لإليا أبو ماضي (دراسة سيمائية لشارلز سانرز بيرس)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nabilah Almas Daelami</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued></dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini mengkaji representasi kehidupan dalam puisi filosofi hidup 
karya Eliya Abu Madhi, dengan fokus pada analisis semiotika Charles Sanders 
Peirce. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya sastra sebagai 
cerminan pemikiran dan budaya manusia, khususnya sastra Arab yang kaya akan 
keindahan linguistik dan makna simbolis. Sastra Arab, yang memiliki posisi 
strategis dalam kebudayaan Islam, seringkali mengandung kedalaman makna yang 
tidak tersurat dan membutuhkan pendekatan interpretatif yang komprehensif. 
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi makna kehidupan 
dalam puisi berjudul &#34;Falsafah al-Ḥayāh&#34; karya penyair mahsyur mahjar, Ilya Abu 
Madi, melalui pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce. Sebagai seorang 
penyair yang dikenal dengan nuansa filsafat dan spiritualitas dalam puisinya, Abu 
Madi tidak hanya menulis dengan bahasa yang indah, tetapi juga menyampaikan 
pesan-pesan kehidupan yang dalam dan penuh makna. Melalui analisis semiotik, 
penelitian ini ingin menggali makna tersembunyi dari simbol-simbol bahasa dalam 
puisi tersebut yang mencerminkan pandangan penyair terhadap kehidupan, 
eksistensi, dan nilai-nilai kemanusiaan. Pokok pembahasan utama dalam penelitian 
ini adalah menganalisis bagaimana konsep kehidupan direpresentasikan dalam puisi 
Ilya Abu Madhi melalui kerangka semiotika Charles Sanders Peirce, yang 
mencakup identifikasi tanda, objek, dan interpretan. Tujuan penelitian ini adalah 
untuk mengungkapkan makna-makna tersembunyi dan simbolisme dalam puisi 
tersebut, serta untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai 
pandangan dunia penyair tentang kehidupan. 
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan teknik 
analisis isi terhadap 40 bait puisi sebagai data utama. Sementara itu, data sekunder 
diperoleh dari literatur yang relevan seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan skripsi 
sebelumnya yang membahas topik serupa, baik dari segi semiotika maupun kajian 
puisi Arab. Pendekatan semiotika Peirce dipilih karena menyediakan kerangka 
analisis yang kuat melalui klasifikasi tanda menjadi tiga jenis utama: ikon, indeks, 
dan simbol, serta hubungan antara representamen, objek, dan interpretant.Hasil 
analisis menunjukkan bahwa puisi Falsafah al-Ḥayāh mengandung banyak tanda
tanda semiotik yang menggambarkan perjalanan hidup manusia. Simbol-simbol 
seperti &#34;duri&#34; menggambarkan penderitaan, &#34;mawar&#34; melambangkan keindahan dan 
harapan, &#34;jalan&#34; mewakili pilihan dan perjalanan hidup, &#34;burung&#34; sebagai simbol 
kebebasan, serta &#34;awan musim panas&#34; yang merepresentasikan kefanaan hidup. 
Dengan demikian, Abu Madi melalui puisinya menyampaikan bahwa kehidupan 
adalah proses yang penuh tantangan, namun harus dijalani dengan rasa syukur, 
keteguhan, dan semangat positif. Ia menekankan pentingnya cinta terhadap 
kehidupan, penerimaan terhadap takdir, dan optimisme, meskipun kenyataan hidup 
seringkali tidak sesuai harapan.</note>
<classification>NONE</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31679</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-20 15:53:48</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-20 15:53:48</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>