<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31646">
<titleInfo>
<title>التماسك النصي في رسالة ابن عبّاس إلى حسن بن علي ومعاوية بن سفيان (دراسة في علم لغة النص)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Agung Arya Fadilah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 91 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini membahas kohesi tekstual dalam surat Ibnu Abbas 
kepada Hasan bin Ali dan Muawiyah bin Abu Sufyan. Surat-surat tersebut 
lahir dari konteks politik pasca wafatnya Khalifah Ali bin Abi Thalib, ketika 
terjadi ketegangan antara kubu Ahlul Bait dan pihak Bani Umayyah. Sebagai 
sosok ulama dan tokoh politik, Ibnu Abbas menggunakan bahasa yang sarat 
dengan makna teologis dan retoris untuk menyampaikan pesan moral, 
politik, dan keagamaan. 
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) apa saja bentuk 
kohesi gramatikal yang terdapat dalam surat Ibnu Abbas kepada Hasan bin 
Ali dan Muawiyah bin Abu Sufyan, dan (2) apa saja bentuk kohesi leksikal 
yang terdapat dalam surat Ibnu Abbas kepada Hasan bin Ali dan Muawiyah 
bin Abu Sufyan. 
Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan 
metode analisis linguistik tekstual berdasarkan teori kohesi Halliday dan 
Hasan (1976), yang mencakup kohesi gramatikal (seperti referensi, 
substitusi, elipsis, dan konjungsi) serta kohesi leksikal (repetisi, sinonimi, 
antonimi, dan kolokasi). Data penelitian berupa teks surat Ibnu Abbas 
diambil dari sumber klasik Jumhurat Rasa’il al-‘Arab karya Zaki Shafwat. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menjawab rumusan 
masalah pertama, ditemukan berbagai bentuk kohesi gramatikal seperti 
penggunaan referensi huwa, hum, dan ka yang menjaga kesinambungan 
makna antar kalimat, serta konjungsi yang memperkuat hubungan logis antar 
gagasan. Sementara untuk menjawab rumusan masalah kedua, ditemukan 
bentuk-bentuk kohesi leksikal berupa repetisi yang mempertegas makna, 
sinonimi dan antonimi yang memperkaya pesan moral, serta kolokasi yang 
menunjukkan keterkaitan makna antar kata. Dengan demikian, surat Ibnu 
Abbas memperlihatkan struktur bahasa yang kohesif dan menunjukkan 
kemampuan bahasa Arab klasik dalam menghubungkan ide-ide politik dan 
keagamaan secara logis dan persuasif.</note>
<subject authority=""><topic>Kajian linguistik teks</topic></subject>
<classification>492</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 534</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BSA 534</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 534</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31646</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-13 09:17:25</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-13 10:20:58</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>