Detail Cantuman Kembali
Sejarah dan Perkembangan Pondok Pesantren Asyafi’iyah Jatiwaringin pada Tahun 1977-2023 M
Berdirinya Pondok Pesantren Putra dan Putri Asyafi’iyah
berawal dari keinginan KH. Abdullah Syafi’i untuk menyediakan
pendidikan bagi Santri. Maka pada tahun 1977, dibangunlah Pesantren
Putra Putri As-Syafi’iyah di daerah Jatiwaringin Bekasi dimana Bekasi
adalah Pusat Pendidikan As-Syafi’iyah yang dimulai dari Pondok
Pesantren Putra Putri, Pendidikan Kanak-Kanak sampai Perguruan
Tinggi. Perguruan Asyafi’iyah Bekasi berkontribusi dalam bidang
pendidikan, keagamaan dan sosial, sehingga sumbangsihnya dapat
dirasakan oleh masyarakat terutama masyarakat Bekasi sejak berdirinya
tahun 1977 hingga sekarang.
Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah
dalam skripsi ini adalah 1. Bagaimana Kajian Teoritis Tentang Pondok
Pesantren? 2. Bagaimana Pertumbuhan Pondok Pesantren Asyafi’iyah
Jatiwaringin Bekasi? 3. Bagaimana Perkembangan Pondok Pesantren
Asyafi’iyah Jatiwaringin Pada Tahun 1977-2023?. Adapun tujuannya
adalah Untuk Mengetahui Kajian Teoritis Tentang Pondok Pesantren,
Untuk Mengetahui Pertumbuhan Pondok Pesantren Asyafi’iyah
Jatiwaringin Bekasi, dan Untuk Mengetahui Perkembangan Pondok
Pesantren Asyafi’iyah Jatiwaringin Pada Tahun 1977-2023.
Dalam Skripsi ini, Peneliti menggunakan metode penelitian
Sejarah menurut Kuntowijoyo yang meliputi lima tahapan, yaitu
Pemilihan Topik, Heuristik (pengumpulan sumber), Verifikasi (kritik),
Interpretasi (penafsiran) dan Historiografi (penulisan).
Hasil dari skripsi ini adalah Bekasi menjadi kota bersejarah
Pendidikan islam dengan lahirnya perguruan Asyafi’iyah tahun 1977.
Perguruan Asyafi’iyah khususnya Pondok Pesantren memberikan
dampak besar kepada Masyarakat Bekasi pada awal berdirinya sampai
sekarang.
Kontribusi Pondok Pesantren Asyafi’iyah Bekasi
menekankan kembali perjuangannya dalam tiga bidang, yaitu
Pendidikan, keagamaan dan Sosial. Pada bidang Pendidikan bertujuan untuk meningkatkan Ukhuwah dengan masyarakat sekitar yaitu Pondok
Pesantren memberikan pengajaran kepada santri dalam khutbah jum’at,
hal ini dilakukan pondok pesantren agar santri dapat mengamalkan
ilmunya kepada masyarakat Ketika didalam masjid. Dalam bidang
sosial, Pondok Pesantren berkontribusi dalam kegiatan pengajian rutin
bulanan yang diadakan pada jum’at pertama dan juga majelis ta’lim,
serta dalam bidang keagamaan bidang keagamaan kepada masyarakat
sekitar, yaitu Pondok Pesantren mengadakan pengajian rutin
keagamaan di masjid yang bertujuan untuk masyarakat umum yang
ingin memperdalam ilmu agama.
Firda Aulia - Personal Name
SKRIPSI SPI 676
2X9.6
Text
Indonesia
2025
Serang Banten
xv + 99 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







