<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31620">
<titleInfo>
<title>Sejarah Pergerakan Saminisme di Blora Jawa Tengah Tahun 1890-1914</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Alkoriyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 78 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Blora yang terletak di Jawa Tengah, daerah ini dikenal dengan tanahnya yang subur dan hutannya yang lebat. Pada tahun 1890 hingga 1914 kehidupan masyarakat Blora sangat bergantung pada hutan serta dipengaruhi oleh kebijakan yang diterapkan kolonial Belanda. Sejak kedatangan Belanda, Blora mengalami perubahan yang signifikan. Kolonial Belanda saat itu memanfaatkan sumber daya alam di daerah tersebut terutama hutannya, seperti penebangan hutan secara besar-besaran dan pengembangan pertanian komersial menyebabkan perubahan drastis dalam kehidupan masyarakat Blora. Mereka yang sebelumnya mengandalkan hutan dan ladang untuk kehidupannya, harus terpaksa berjuang untuk bertahan hidup di tengah eksploitasi yang dijalankan pemerintah kolonial Belanda. Berdasarkan latar belakang di atas, maka perumusan masalah pada penelitian ini, yaitu: (1) Bagaimana gambaran umum Blora masa kolonial Belanda tahun 1890-1914. (2) Bagaimana sejarah pergerakan Saminisme di Blora tahun 1890-1914. (3) Bagaimana perlawanan pergerakan Saminisme terhadap masyarakat Belanda di Blora tahun 1890-1914. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) Untuk mengetahui gambaran umum Blora masa kolonial Belanda tahun 1890-1914. (2) Untuk mengetahui sejarah pergerakan Saminisme di Blora tahun 1890-1914. (3) Untuk mengetahui perlawanan pergerakan Saminisme terhadap kolonial Belanda di Blora tahun 1890-1914. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang meliputi: Pemilihan Topik, Heuristik, Verifikasi, Interpretasi, serta Historiografi. Hasil dari pembahasan skripsi ini dapat disimpulkan bahwa Samin Surosentiko merupakan tokoh sentral dalam gerakan Saminisme di Blora, Jawa Tengah. Ia merupakan putra priyayi, menyamar menjadi seorang petani untuk memperjuangkan hak-hak rakyat. Gerakan ini muncul sebagai reaksi penolakan terhadap kebijakan pemerintah kolonial Belanda yang bertindak sewenang-wenang, selain memimpin perlawanan, untuk menarik pengikut yang lebih banyak Samin Surosentiko menyebarkan ajaran yang di kenal dengan agama Adam. Masyarakat Blora dibawah pimpinan Samin Surosentiko mengadakan perlawanan yang dilakukan secara pasif yaitu dalam bentuk penentangan terhadap segala kebijakan kolonial Belanda. Bentuk perlawanan tersebut seperti menolak pajak, menolak kerja paksa, dan kebijakan lain yang lebih menguntungkan kolonial daripada masyarakat lokal. Strategi yang digunakan Samin yaitu melawan secara pasif (tanpa kekerasan), penyebaran ajaran secara tertutup dan solidaritas sosial. Dampak yang muncul akibat gerakan ini adalah terbentuknya atuan-aturan, dan norma-norma yang disepakati yang akhirnya ditetapkan menjadi hukum adat masyarakat Samin, serta lahirnya tradisi-tradisi masyarakat Samin, seperti tradisi kelahiran, pernikahan, kematian dan daur hidup, yang masih dilakukan hingga saat ini sebagai upaya pelestarian tradisi bagi masyarakat Samin di Blora.</note>
<classification>903</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI SPI 679</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI SPI 679</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI SPI 679</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31620</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-31 15:10:37</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-05-04 15:40:30</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>