Detail Cantuman Kembali

XML

Hubungan Self Efficacy dan Self Concept dengan Kesiapan Kerja


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi di Kp.
Bojong Hejo, RT. 001, RW. 006, Desa Sukasari, Kecamatan Pulosari,
Pandeglang, Banten. Bahwa sebagian besar pria usia produktif belum bekerja
dan kurang memiliki keyakinan akan kemampuan yang dimilikinya. Kondisi
tersebut menunjukkan pentingnya faktor psikologis, khususnya self efficacy
dan self concept, dalam memengaruhi kesiapan kerja. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dan self concept
dengan kesiapan kerja.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
kuantitatif dengan pendekatan korelasional sederhana dan berganda. Populasi
dalam penelitian ini berjumlah 44 orang dan seluruhnya dijadikan sampel
penelitian melalui teknik sensus. Instrumen pengumpulan data yang
digunakan adalah angket dengan skala Likert yang mengukur tingkat self
efficacy, self concept, dan kesiapan kerja responden.
Hasil penelitian menunjukkan hubungan antara Self efficacy dan
kesiapan kerja memperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,352 dengan
taraf signifikansi sebesar 0,019 (p < 0,05), nilai korelasi menunjukkan tingkat
korelasi lemah menuju sedang. Selain itu, hubungan self concept dengan
kesiapan kerja menunjukkan hasil yang signifikan dengan korelasi tinggi, nilai
koefisien korelasi (r) yang diperoleh sebesar 0,718 dengan taraf signifikansi
0,000 (p < 0.01). Secara simultan, hubungan self efficacy dan self concept
dengan kesiapan kerja, secara simultan menunjukkan hasil nilai koefisien
korelasi berganda (R) sebesar 0,719. Nilai tersebut menunjukkan bahwa
secara simultan self efficacy dan self concept memiliki hubungan yang kuat
dengan kesiapan kerja. Selanjutnya, niali R Square (R2) sebesar 0,517 atau
51,7% mengindikasikan bahwa variasi pada kesiapan kerja dapat dijelaskan
oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya sebesar 48,3% dipengaruhi
oleh faktor lain. Temuan ini menegaskan bahwa individu dengan keyakinan
diri dan konsep diri yang baik cenderung memiliki kesiapan kerja yang lebih
matang.
Hasil penelitian ini memberikan implikasi dalam bidang Bimbingan
dan Konseling, khususnya dalam membantu individu meningkatkan efikasi
diri dan membentuk konsep diri positif sebagai bagian dari persiapan
menghadapi dunia kerja.
Neta Ardiyanti - Personal Name
SKRIPSI BKI 1212
153
Text
Indonesia
2025
Serang Banten
xv + 93 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...