Detail Cantuman Kembali

XML

Hedonisme dan Gaya Hidup Konsumtif dalam Al-Qur'an pada Surah At-Takasur [102]: 1-2 dan Surah Al-Ma'idah [5]: 87 (Kajian Tafsir At-Thabari pada Q.S At-Takatsur)a


Manusia adalah makhluk ekonomi yang dituntut untuk memenuhi kebutuhan demi keberlangsungan hidup, salah satunya adalah dengan mengonsumsi barang ataupun jasa. Budaya hedonisme dan gaya hidup konsumtif telah mengakar pada kehidupan masyarakat modern saat ini. Hedonisme merujuk pada pandangan hidup yang menekankan pencarian kesenangan dan kebahagiaan sebagai tujuan utama dalam kehidupan, tanpa mempertimbangkan nilai-nilai moral atau konsekuensi jangka panjang. Berdasarkan permasalahan diatas peneliti melakukan kajian mengenai bagaimana pandangan Al-Qur‟an dan pandangan Ibnu Jarir At-Thabari mengenai budaya hedonisme dan gaya hidup konsumtif . Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami bagaimana pandangan Islam dan pandangan Ibnu Jarir At-Thabari mengenai budaya hedonisme dan gaya hidup konsumtif. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dengan fokus mengkaji cara pandang Al-Qur‟an pada surah At-Takātsur [102]: 1-2 dan surah al-ma‟idah [5]: 87, dan tafsir At-Thabari karya Ibnu Jarir At-Thabari yaitu Kajian Tafsir At-Thabari Karya Ibn Jarir At-Thabari w. 306 H. Dari Penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa dari pemaparan ketiga ayat dalam AL-Qur‟an mengenai pandangan budaya hedonisme dan gaya hidup konsumtif, Al-Qur‟an melarang manusia untuk memiliki sifat hedonisme dan gaya hidup yang konsumtif yang dapat menimbulkan sifat sombong dan riya. Kemudian berdasarkan tafsir At-Thabari dalam kitab Jami‟il Bayan Fi Tafsir Al-Qur‟an, Imam At-Thabari melarang kita untuk tidak bermegah-megahan serta melampaui batasan yang Allah tetapkan, sebab hal tersebut akan menyebabkan kita lalai terhadap Allah SWT.
Ervan Pratama - Personal Name
SKRIPSI IAT 688
2x1.3
Text
Indonesia
2025
serang
xix + 81 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...