<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31582">
<titleInfo>
<title>Efektivitas Kegiatan Menonton Film Animasi Untuk Membiasakan Budaya Antri (Penelitian di Kelas A TK Islam Al Farabi, Cikeudal, Pandeglang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Devi Farhah Faizah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiv + 107 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan menonton film animasi dalam membiasakan budaya antri pada anak usia dini di kelas A TK Islam Al Farabi, Cikeudal Pandeglang. Budaya antri merupakan bagian dari Pendidikan karakter sosial yang penting untuk ditanamkan sejak dini, guna membentuk sikap sabar, tertib, dan menghargai giliran dam kehidupan sehari-hari pada anak. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimen dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Tahapan pelaksanan kegiatan dilakukanan secara sistematis, dimulai dari memilih dan Menyusun jadwal pemutaran film animsi yang disesuaikan dengan jam pembelajaran di TK, yaitu dilaksanakan satu kali dalam seminggu. Selanjutnya, peneliti menyiapkan empat judul film animasi bertema budaya antri yang akan disaksikan secara bergantian oleh anak-anak. Sebelum kegiatan dimulai guru memberitahukan kepada anak-anak bahwa mereka akan menonton film animasi tentang budaya antri dengan tema yang sama, namun dengan judul yang berbeda. Selama proses menonton berlangsung, film animasi diputar dalam durasi tertentu, lalu dijeda (diapause) untuk memberikan kesempatan kepada guru bertanya dan menjelaskan isi film, serta menekankan makna pentingnya budaya antri. Setelah menonton, anak-anak diarahkan untuk mempraktikan budaya antri tersebut nyata, seperti saat mencuci tangan, bermain diarea outdoor. Subjek penelitian ini terdiri dari 6 orang anak yang dipilih berdasarkan pengamatan awal terhadap perilaku antri mereka. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara,dengan guru dan kepala sekolah, serta kuesioner yang diberikann sebelum dan sesudah perlakuan. Dengan demikian, kegiatan menonton film animasi terbukti memberikan pengaruh positif dalam membiasakan budaya antri pada anak usia dini, serta dapat dijadikan sebagai salah satu metode pembelajrab karakter sosial yang menyenagkan dan efektif.</note>
<classification>371.5</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PIAUD 294</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PIAUD 294</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PIAUD 294</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31582</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-03-11 11:52:51</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-07 10:56:39</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>