Detail Cantuman Kembali
Pengaruh Sosial Media Tiktok terhadap Perilaku Konsumtif pada Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam
TikTok merupakan platform media sosial yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana promosi dan belanja online. Kemudahan akses, tren, dan promosi yang menarik membuat mahasiswa semakin rentan terhadap perilaku konsumtif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat penggunaan sosial media TikTok pada mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, (2) mengetahui tingkat perilaku konsumtif mahasiswa, dan (3) mengetahui ada tidaknya pengaruh sosial media TikTok terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, metode dalam penelitian ini menggunakan metode kausalitas, dengan teknik pengambilan sampel menurut Suharsimi diambil 20-25% dari total populasi, maka sampel yang diambil adalah 22% berjumlah 157 mahasiswa dari total populasi 713 mahasiswa prodi Bimbingan Konseling Islam angkatan tahun 2021-2022 Fakultas Dakwah pada tahun 2025. Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi dan uji Anova Post Hoc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tingkat penggunaan sosial media Tiktok pada mahasiswa program studi Bimbingan Konseling Islam di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dapat diketahui dari hasil mean sebesar 68 dan mayoritas mahasiswa sebanyak 80 orang, yakni 54%, termasuk ke dalam kategori pengguna aktif TikTok, (2) tingkat perilaku konsumtif pada mahasiswa program studi Bimbingan Konseling Islam di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dapat diketahui dari hasil mean sebesar 67, dan sebanyak 91 mahasiswa, yakni 58% mahasiswa berada pada kategori konsumtif, yang berarti mayoritas mahasiswa cenderung melakukan pembelian bukan semata-mata karena kebutuhan, tetapi dipengaruhi oleh faktor eksternal, (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan sosial media TikTok terhadap perilaku konsumtif dengan nilai Pearson Correlation sebesar 0,541 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Dalam hal ini, indikator aktivitas menjadi aspek paling dominan dalam memengaruhi perilaku konsumtif, diikuti oleh durasi penggunaan, sementara frekuensi menunjukkan pengaruh yang lebih lemah. Semakin tinggi keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas TikTok, semakin tinggi pula kecenderungan berperilaku konsumtif.
Dilah Taruna - Personal Name
SKRIPSI BKI 1209
658.8342
Text
Indonesia
2025
serang
xvi + 81 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







