Detail Cantuman Kembali

XML

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Penyelesaian Klaim PT XXZ (Di PT Asuransi Askrida Syariah).


Penelitian ini dilakukan di PT Asuransi Askrida Syariah, yang bekerja sama dengan PT XXZ. Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui mengapa penyelesaian klaim PT XXZ sering ditunda. Beberapa komponen penting yang menjadi subjek penelitian ini adalah delapan staf klaim, pemanfaatan teknologi, beban kerja staf, koordinasi antar pihak, sistem kerja internal, dan kelengkapan dokumen. Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1). Apa saja faktor yang memengaruhi keterlambatan penyelesaian klaim PT XXZ di PT Asuransi Askrida Syariah? 2). Bagaimana proses penyelesaian klaim PT XXZ yang mengalami keterlambatan di PT Asuransi Askrida Syariah? Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu 1). Menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keterlambatan penyelesaian klaim PT XXZ di PT Asuransi Askrida Syariah. 2). Mendeskripsikan proses penyelesaian klaim PT XXZ yang mengalami keterlambatan di PT Asuransi Askrida Syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan analisis logika, dan data dikumpulkan melalui wawancara tertulis kepada delapan karyawan yang bertanggung jawab secara langsung atas proses analisis dan verifikasi klaim wanprestasi PT XXZ di PT Asuransi Askrida Syariah melalui formulir daring (Google Form). Model interaktif Miles & Huberman (1984) digunakan untuk melakukan analisis data, yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulannya hasil analisis menunjukkan bahwa banyak faktor internal yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian klaim wanprestasi menjadi lebih lama diproses. Pertama, dokumen yang diserahkan seringkali tidak lengkap atau tidak konsisten, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk diselesaikan. Kedua, staf yang sedikit, terutama ketika jumlah pengajuan klaim bertambah, memperlambat proses verifikasi dan. Ketiga, komunikasi dan pengambilan keputusan terhambat karena divisi klaim dan sumber bisnis tidak bekerja sama dengan baik. Keempat, karena teknologi belum ideal, banyak proses masih dilakukan secara manual. Kelima, klaim membutuhkan waktu yang lama untuk diselesaikan karena penerapan prosedur yang tidak konsisten dan kurangnya evaluasi rutin di setiap divisi.
Dina Syifah Ashary - Personal Name
SKRIPSI AS 604
368
Text
Indonesia
2025
serang
xvi + 125 hlm.: 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...