Detail Cantuman Kembali

XML

Persepsi Pengelola dan Penerima Manfaat terhadap Efektivitas Pendayagunaan Dana Zakat Melalui Program Z-Mart (Studi Kasus BAZNAS Provinsi Banten)


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara potensi zakat dan realisasi penghimpunan zakat di Provinsi Banten. Dana zakat yang disalurkan pada bidang ekonomi masih memiliki porsi terkecil dibandingkan bidang lainnya. Program Z-Mart hadir sebagai salah satu upaya BAZNAS Provinsi Banten dalam memberdayakan mustahik melalui bantuan modal usaha produktif. Namun demikian, jumlah penerima manfaat masih terbatas dan pendampingan serta pengawasan terhadap penerima manfaat dalam pelaksanaan program Z-Mart belum dilakukan secara maksimal. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, (1) Bagaimana implementasi program Z-Mart di Provinsi Banten? (2) Bagaimana persepsi pengelola program Z-Mart terhadap efektivitas pendayagunaan dana zakat? (3) Bagaimana persepsi penerima manfaat program Z-Mart terhadap efektivitas pendayagunaan dana zakat? (4) Apa saja faktor-faktor pendukung dan penghambat program Z-Mart menurut pengelola dan penerima manfaat? Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui implementasi program Z-Mart di Provinsi Banten. (2) Untuk mengetahui persepsi pengelola program Z-Mart terhadap efektivitas pendayagunaan dana zakat. (3) Untuk mengetahui persepsi penerima manfaat program Z Mart terhadap efektivitas pendayagunaan dana zakat. (4) Untuk mengetahui apa saja faktor-faktor pendukung dan penghambat program Z-Mart menurut pengelola dan penerima manfaat. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan metode Miles dan Huberman, serta didukung oleh hasil perhitungan Indeks Pendayagunaan Zakat (IPZ). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa program Z-Mart di BAZNAS Provinsi Banten telah berjalan efektif. Hal ini terlihat dari peningkatan pendapatan dan taraf hidup mustahik setelah menerima bantuan modal usaha. Terdapat enam tahapan dalam implementasi program ini, yaitu survei dan verifikasi wilayah, identifikasi mustahik, persetujuan dan pencairan dana, renovasi warung, pelatihan dan pendampingan serta kemandirian mustahik. Saat ini penerima manfaat sebanyak 12 mustahik dan bantuan yang diberikan berupa barang-barang yang disesuaikan dengan target pasar di masing-masing daerah para mustahik dengan nominal Rp 26.045.000. Persepsi pengelola menunjukkan bahwa program ini efektif dalam memberdayakan ekonomi mustahik serta mendorong bahwa program ini efektif dalam memberdayakan ekonomi mustahik serta mendorong mereka untuk menjadi muzakki di masa mendatang. Sementara itu, persepsi penerima manfaat juga sejalan, dimana mereka merasakan manfaat nyata dari bantuan yang diberikan, baik dalam aspek ekonomi maupun sosial. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi komitmen antara BAZNAS dan mustahik serta pendampingan yang berkelanjutan. Adapun faktor penghambatnya antara lain konsistensi pendampingan, kurangnya dalam pencatatan laporan keuangan, dan persaingan usaha. Secara keseluruhan, program Z-Mart terbukti efektif dan berkelanjutan sebagai bentuk pendayagunaan dana zakat produktif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik di Provinsi Banten.
Imas Sadiyah - Personal Name
SKRIPSI ES 1288
2x4.14
Text
Indonesia
2025
serang
xvi + 112 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...