Detail Cantuman Kembali
Islamic Parenting bagi Orang Tua dalam Era Digital Perspektif Al-Qur'an (Studi Kitab Tafsir Al-Munir Fi Al-Aqidah Wa Al-Syari ah Wa Al Manhaj Karya Wahbah Az-Zuhaili)
Islamic Parenting, atau parenting islami, adalah pendekatan dalam pola asuh anak yang didasarkan pada nilai-nilai Islam, seperti yang terdapat dalam Al-Qur''an dan Sunnah. Orang tua memiliki tanggung jawab untuk mendidik, merawat, dan membimbing anak-anak mereka sesuai dengan ajaran agama. mengasuh anak dalam Islam dipandang sebagai tanggung jawab yang diamanatkan oleh Allah SWT. Islamic parenting dilakukan supaya anak memahami syariat yang berlaku di lingkungan agama dan masyarakat sekitar. Sehingga anak akan mengerti bagaimana tata cara hidup didalam lingkungan yang ditingali. Peran orang tua dalam perkembangan anak memang sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam tentang Islamic parenting dalam Al-Qur’an juga dapat membantu dalam menjaga kesejahteraan keluarga dan memberikan kontribusi positif terhadap masyarakat secara keseluruhan. Kesenjangan antara harapan orang tua untuk mendidik anak sesuai dengan ajaran Islam dan tantangan praktis yang dihadapi dalam kehidupan modern menunjukkan perlunya penelitian mendalam. Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana praktik pengasuhan anak saat ini dapat disesuaikan dengan nilai-nilai Islam agar relevan dengan tuntutan zaman dan tetap efektif dalam membentuk karakter anak. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana penafsiran Wahbah Az-Zuhaili pada QS. QS. At-Tahrim [66]: 6, An-Nisa [4]: 9, At-Taghabun [64]: 14-15 dan Luqman [31]: 16-17? 2) 2.Bagaimana analisis penafsiran Wahbah Az-Zuhaili terhadap ayat-ayat Islamic parenting? Jenis penelitian dalam skripsi ini penulis menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat content analysis (analisis isi). Analisis ini adalah teknik untuk mengumpulkan dan menganalisis dari teks baik dari sumber primer maupun sekunder.Hasil dari skripsi ini, sebagai berikut: dari hasil penelitian melalui Library Research bahwa terdapat beberapa ayat yang ditemukan dalam al-Qur’an yag menyebutkan Dalam penelitian ini, penelitian ini adalah penulis mengkaji beberapa ayat yang yang kandungan ayatnya menjelaskan tentang peran orang tua dalam Islamic parenting dalam penafsiran Tafsir Al-Muni fi al-Aqidah, asy Syari'ah, wa al-Manhaj, karya Wahbah Az-Zuhaili dalam Surah At-Tahrim [66]: 6, Surah An-Nisa [4]: 9, Surah At-Taghabun [64]: 14-15, dan Surah Luqman [31]: 16 17. Adapun kesimpulan yang penulis peroleh dari penelitian ini adalah 1.Berdasarkan penafsiran terhadap beberapa ayat Al-Qur'an, pengasuhan Islam menekankan pentingnya pembentukan karakter dan kepribadian anak yang patuh serta taat kepada Allah SWT. Ayat-ayat seperti Surah At-Tahrim [66]: 6, Surah An-Nisa [4]: 9, Surah At-Taghabun [64]: 14-15, dan Surah Luqman [31]: 16-17 menggarisbawahi bahwa orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik anak-anaknya untuk menjauhi perbuatan maksiat, bersikap kasih sayang terhadap anak-anak, terutama yang yatim, serta memprioritaskan ketaatan kepada Allah SWT di atas kepentingan duniawi. Orang tua juga diajarkan untuk mengajarkan perintah perintah agama sejak dini, termasuk shalat, serta memberikan perlindungan moral dan spiritual kepada keluarga. Semua nilai ini bertujuan membentuk anak yang berakhlak baik dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai hamba Allah. 2. Analisis dari penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an ini, menyoroti pembahasan bahwa untuk menghadapi tantangan pengasuhan di era digital, orang tua tidak hanya perlu membekali anak dengan nilai-nilai agama, tetapi juga menerapkan pendekatan modern yang selaras dengan perkembangan teknologi. Ayat-ayat tersebut mengajarkan bahwa orang tua harus membekali anak-anaknya dengan kebijaksanaan serta membangun karakter mereka agar mampu menahan godaan duniawi yang sering muncul melalui media digital. Orang tua dapat menggunakan teknologi secara bijak guna mendukung pendidikan agama dan moral anak, seperti dengan memanfaatkan platform yang menyediakan konten Islami atau nilai-nilai edukatif. Selain itu, orang tua diharapkan aktif mengawasi aktivitas digital anak anak, memberikan panduan yang jelas terkait batasan penggunaan media, serta menjaga hubungan anak dengan nilai-nilai agama melalui komunikasi yang baik. Dengan pendekatan ini, orang tua dapat membimbing anak-anak mereka untuk tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam, membentuk generasi yang kuat dalam iman dan taqwa, serta bersikap bijak dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital. Melalui pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip pengasuhan Islam yang berpadu dengan metode pengasuhan modern, orang tua diharapkan mampu membimbing anak-anak mereka menjadi individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga berakhlak mulia dan beriman kuat, yang akan membawa kebahagiaan dunia dan akhirat.
Diah Nur Afrianti - Personal Name
SKRIPSI IAT 685
2x1.3
Text
Indonesia
2024
serang
xviii + 84 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







