Detail Cantuman Kembali

XML

Embriologi Manusia dalam Perspektif Zaghlul Al-Najjar (Studi Kitab Tafsir al-Ayat al Kauniyah fi Al-Qur’an al-Karim)


Manusia merupakan makhluk terbaik yang Allah ciptakan, karena memiliki kemampuan hidup, pengetahuan, kehendak, berbicara, melihat, mendengar, berpikir dan membuat keputusan. Dimuliakannya derajat manusia merupakan alasan peneliti tertarik untuk membahas tentang embriologi pada manusia yang terdapat dalam al-Qur‟an. Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam skripsi ini adalah : 1.) Bagaimana konsep embriologi manusia yang dijelaskan dalam al-Qur‟an?, 2.) Bagaiaman proses penciptaan manusia menurut penafsiran Zaghlul al-Najjar dalam kitab Tafsir al-Ayat al-Kauniyah? 3.) Bagaiaman penafsiran Zaghlul al-Najjar dengan relevansinya antara tafsir ilmiah tersebut dengan perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer khususnya dalam embriologi?. Dengan tujuan 1.) Menjelaskan konsep embriologi manusia yang dijelaskan dalam Al-Qur‟an, 2.) Mendeskripsikan penafsiran Zaghlul al-Najjar dalam Kitab Tafsir al-Ayat al-Kauniyah terkait proses penciptaan manusia, 3.) Menjelaskan relevansi penafsiran Zaghlul al Najjar dengan perkembangan ilmu pengetahuan kontemporer, khususnya dalam ranah embriologi. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kepustakaan (library ressarch) yang objek penelitiannya menggunakan data, buku, dokumen serta literatur ilmiah. Adapun untuk membahas permasalah di atas, peneliti menggunakan metode tafsir tahlili (analisis) yaitu metode yang dalam menjelaskan ayat al Qur‟an secara analisis berbagai aspek yang terkait dengan ayat al-Qur‟an. Hasil dari penelitian ini, yaitu: pertama, konsep embriologi yang dijelaskan dalam al-Qur‟an menunjukkan bahwa manusia diciptakan dari tanah sebagaimana semua yang diserap oleh tubuh itu berasal dari tanah; kedua, Zaghlul al-Najjar yang lebih dikenal dengan ulama kontemporer, beliau menafsirkan ayat-ayat al-Qur‟an dengan menggunakan kajian ilmiah. Sehingga dalam sistematika penulisannya ia menulis karyanya dengan menggabungkan penulisan klasik modern. Zaghlul al-Najjar menafsirkan ayat-ayat Al-Qur‟an berdasarkan urutan surat dalam Al-Qur‟an. ketiga, Zaghlul al-Najjar menafsirkan ayat al-Qur‟an dengan menyatukan ilmu biologi maupun sains sehingga penafsirannya relevan dengan kajian sains modern dengan menyertakan gambar-gambar dari mulai sperma, ovum, zigot hingga berkembang menjadi bayi.
Suci Handayani - Personal Name
SKRIPSI IAT 678
2x1.3
Text
Indonesia
2025
serang
xxiii + 65 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...