Detail Cantuman Kembali

XML

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Jakarta Koperasi Hidroponik (JAKONIK) (Studi pada Masyarakat Perkotaan Rusunawa Pulo Gebang, BLK Pasar Rebo, dan Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur


Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu strategi penting untuk mengatasi kemiskinan di perkotaan. Dengan dilakukannya pemberdayaan, masyarakat dapat memiliki kontrol lebih besar atas kehidupan mereka dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi dan sosial. Program Jakarta Koperasi Hidroponik (JAKONIK) merupakan program yang dinisiasi PT.Bank DKI yang menjadi salah satu bentuk dari upaya mengurangi kemiskinan di perkotaan. Secara sosial dan ekonomi, program ini bertujuan agar masyarakat dapat mengelola dan menjual hasil panen hidroponik sebagai sumber pendapatan tambahan, serta meningkatkan interaksi dan kerja sama di lingkungan mereka dalam bentuk kelompok tani. Bedasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana proses pemberdayaan masayarakat melalui Program JAKONIK di rusunawa Pulo Gebang, BLK Pasar Rebo, dan Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur?, (2) Bagaimana dampak yang dirasakan masyarakat pada pemberdayaan masyarakat melalui Program JAKONIK di rusunawa Pulo Gebang, BLK Pasar Rebo, dan Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur?, (3) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam Program JAKONIK di rusunawa Pulo Gebang, BLK Pasar Rebo, dan Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur? Metode yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi wilayah pada tiga lokasi yaitu rusunawa Pulo Gebang, BLK Pasar Rebo, dan Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur, serta melibatkan sepuluh orang narasumber yang menjadi sumber data melalui wawancara. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses pemberdayaan pada program JAKONIK melalui tahap penyadaran dan pembentukan prilaku, transformasi pengetahuan dan kecakapan keterampilan, serta peningkatan kemampuan intelektual dan kecakapan keterampilan, (2) Dampak pelaksanaan program JAKONIK mencakup peningkatan keterampilan masyarakat dalam pertanian hidroponik, serta memunculkan potensi kegiatan ekonomi. (3) Faktor pendukung program yaitu adanya inisiatif masyarakat dalam melanjutkan program ditengah proses pemberdayaan mengalami hambatan pada partisipasi masyarakat. Faktor penghambat meliputi konflik internal, rendahnya partisipasi. Penelitian ini menyarankan perlunya startegi keberlanjutan yang optimal dan konsisten dalam pelaksanaan program agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat tepat sasaran dalam jangka panjang.
Siti Aisah - Personal Name
SKRIPSI PMI 357
334
Text
Indonesia
2025
serang
xvii + 84 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...