Detail Cantuman Kembali

XML

الإيجاز في سورة المزمل (دراسة تحليلية بلاغية)


Dalam penelitian ini, peneliti membahas ijaz (ungkapan singkat/padat) dalam
Surah Al-Muzzammil. Surah ini merupakan surah Makkiyah yang mengandung
berbagai bentuk ijaz dalam ayat-ayatnya. Ijaz merupakan salah satu gaya bahasa
balaghah dalam Al-Qur’an, yaitu menyampaikan makna dengan ungkapan yang
sedikit tanpa tambahan yang tidak diperlukan. Sampai saat ini, belum banyak
penelitian yang secara khusus mengkaji ijaz dalam Surah Al-Muzzammil dari sisi
analisis balaghah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk
bentuk ijaz yang terdapat dalam surah ini dan menjelaskan jenis-jenisnya dengan
menggunakan metode deskriptif-analitis berdasarkan ilmu balaghah.
Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah: Pertama, apa saja jenis
jenis ijaz dalam Surah Al-Muzzammil? Kedua, apa saja tujuan dari penggunaan ijaz
dalam Surah Al-Muzzammil? Tujuan dari penelitian ini adalah: mengetahui jenis-jenis
ijaz dalam Surah Al-Muzzammil, dan mengetahui penggunaan ijaz dalam surah
tersebut. Penelitian ini menggunakan studi pustaka (Library Research), di mana
peneliti mengandalkan sumber-sumber tertulis dari kitab-kitab tafsir dan balaghah.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-analitis, yaitu
dengan menganalisis ayat-ayat dalam Surah Al-Muzzammil yang mengandung gaya
ijaz dengan berbagai bentuknya, guna mengungkap makna balaghah serta tujuan
tujuan maknanya.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Surah Al-Muzzammil mengandung dua
jenis ijaz balaghah, yaitu: ijaz al-qasr (pemadatan makna), dan ijaz al-hadhf
(penghilangan kata). Ditemukan 20 contoh ijaz qasr, yaitu gaya yang menyampaikan
makna luas dengan lafaz yang sedikit tanpa ada penghilangan, seperti dalam firman
Allah: "Yā ayyuhā al-muzzammil" (Wahai orang yang berselimut), yang merupakan
ungkapan singkat namun mengandung makna psikologis, spiritual, dan dakwah. Selain
itu, ditemukan 10 contoh ijaz hadhf, yaitu penghilangan sebagian kata yang maknanya
dipahami dari konteks, seperti dalam ayat: "Wa aqriḍū Allāha qardan ḥasanan"
(Berikanlah kepada Allah pinjaman yang baik), di mana bagian jawabannya
dihilangkan dan dibiarkan dipahami oleh akal. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan
bahwa ijaz dalam surah ini melayani beberapa tujuan, antara lain: meringankan dalam
beribadah, memberikan pengaruh retoris, serta memberi arahan dalam aspek
pendidikan dan dakwah. Temuan ini menunjukkan keindahan balaghah Al-Qur’an
dalam menggabungkan antara ringkas dan jelas, serta dalam menyampaikan makna
agung dengan lafaz yang pendek dan padat.
Citra Amalia - Personal Name
SKRIPSI BSA 529
892
Text
Bahasa Arab
2025
Serang Banten
xv + 70 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...