Detail Cantuman Kembali
Identifikasi Sesar Bawah Permukaan Pembangkit Gempa Bumi Menggunakan Metode Gaya Berat di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung
Gempa bumi yang mengguncang Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung
pada tanggal 18 September 2024 menimbulkan perbedaan identifikasi antara
Badan Geologi dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
mengenai patahan atau sesar penyebab gempa bumi. Perbedaan identifikasi ini
menunjukkan perlunya kajian geofisika lebih lanjut untuk mengetahui
keberadaan sesar pembangkit gempa bumi di wilayah tersebut. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui persebaran nilai anomali gaya berat,
mengidentifikasi keberadaan dan kelurusan sesar pembangkit gempa bumi dan
untuk mengetahui hasil pemodelan dua dimensi (2D) penampang bawah
permukaan Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Penelitian ini
dilakukan menggunakan metode gaya berat dan analisis FHD, SVD, serta
pemodelan 2D menggunakan data Complete Bouguer Anomaly (CBA) dari
data
citra
satelit
gravitasi
Shuttle
Radar Topography Mission
(SRTM2gravity2018). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai Complete
Bouguer Anomaly Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung berada di
rentang 100-280 mGal, dengan nilai anomali regional berkisar 105-255 mGal
dan anomali residual berkisar (-26)-30 mGal. Sesar pembangkit gempa bumi
yang terjadi pada 18 September 2024 diidentifikasi sebagai sesar geser baru
yang membentang dari barat laut menuju tenggara, memotong titik episenter
dengan panjang sekitar (18.495,25±642,57)m.
Jihan A'isy Nasywaa - Personal Name
SKRIPSI FIS 058
551.22
Text
Indonesia
2025
serang
xix + 71 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







