Detail Cantuman Kembali
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Restrukturisasi Kognitif Dalam Mereduksi Homesickness Santri di Pondok Pesantren Baitul Qur’an Banten.
Penelitian ini dilaksankan berdasarkan fenomena yang terjadi di kalangan santri pondok pesantren Baitul Qur’an Banten, bahwa terdapat beberapa santri yang mengalami homesickness dengan tingkatan tinggi dan sangat tinggi. hal ini bisa dilihat dari santri yang seringkali memikirkan hal yang berkaitan dengan rumah, pemikiran negatif tentang lingkungan baru, kurang inisiatif terhadap lingkungan baru, merasakan kesedihan dan kecemasan saat berada jauh dari rumah, merasa kesepian, tidak nyaman atau betah, kehilangan kendali, serta dapat menimbulkan hilangnya nafsu makan dan merasa sulit tidur akibat pikirannya yang selalu terikat dengan rumah. Melalui bimbingan kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif diharapkan dapat mereduksi homesickness pada santri pondok pesantren Baitul Qur’an Banten. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat homesickness santri di pondok pesantren Baitul Qur’an Banten sebelum dan sesudah diberikannya layanan bimbingan kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif, dan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif dalam mereduksi homesickness santri di pondok pesantren Baitul Qur’an Banten. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif dengan jenis pre eksperimental design yang berebentuk one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah santri kelas 1 MTS dengan jumlah keseluruhan sebanyak 35 santri, dengan jumlah sampel sebanyak 10 santri yang mengalami homesickness dengan tingkatan tinggi dan sangat tinggi. pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuisoner skala homesickness, yang disebarkan secara tatap muka bertemu langsung dengan responden. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon dengan bantuan program IBM SPSS 27. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor dari rata-rata hasil pretest dan posttest pada tingkat homesickness santri, skor pretest sebelum diberikan treatment bimbingan kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif yaitu 1.505 dengan rata-rata 150,50. Setelah melakukan treatment skor posttest yaitu adanya penurunan yaitu 925 dengan nilai rata-rata 92,50. Berdasarkan hasil uji hipotesis Wilcoxon diperoleh nilai Asymp.Sig. (2-tailed) tingkat homesickness sebesar 0.005 dimana nilai signifikan lebih kecil dari tingkat probabilitas yaitu 0.05, yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Maka hal tersebut dapat diartikan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik restrukturisasi kognitif berpengaruh dalam mereduksi homesickness pada santri pondok pesantren Baitul Qur’an Banten.
Puput Putria - Personal Name
SKRIPSI BKI 1195
158.3
Text
Indonesia
2025
serang
xvii + 85 hlm.: 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







