Detail Cantuman Kembali

XML

Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank Syariah terhadap Corporate Social Responsibility (CSR) dengan Metode RGEC


Bank Syariah adalah lembaga keuangan yang beroperasi berdasarakan prinsip Islam.Keberhasilan bank syariah tidak hanya ditentukan dari keberhasilan bisnisnya, namun kemampuan menyukseskan program pemberdayaan masyarakat juga turut berperan karena kepedulian bank syariah terhadap lingkungan sekitar mampu menghasilkan kinerja bisnis yang baik. Dalam memenuhi tanggung jawabnya kepada masyarakat, bank syariah secara transparan menyampaikan informasi kepada para pengguna informasi, termasuk pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya. Tanggung jawab sosial ini mencerminkan kepedulian perusahaan terhadap kepentingan pihak-pihak di luar aktivitas bisnis inti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kesehatan bank syariah yang diukur menggunakan metode RGEC terhadap CSR di Bank Syariah. Penelitian ini menggunakan sumber data sekunder. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Dalam penelitian ini data sekunder diperoleh dari Laporan Keuangan Tahunan Bank Umum Syariah tahun 2022-2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi dengan mengumpulkan data sekunder. Sampel pada penelitian ini adalah Bank Umum Syariah. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan mengolah data dari variable RGEC yang digunakan, Uji Asumsi Klasik dan Analisis Regresi linier Berganda. Penelitian ini menunjukan hasil bahwa uji hipotesis yang menunjukkan bahwa Non-Performing Financing (NPF) tidak berpengaruh signifikan terhadap Corporate Social Responsibility (CSR), sehingga dapat disimpulkan bahwa H₁ ditolak. Uji hipotesis kedua untuk variabel Good Corporate Governance (GCG) menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan terhadap Corporate Social Responsibility (CSR), sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima. Return on Assets (ROA) menunjukkan bahwa Return on Assets (ROA) tidak berpengaruh signifikan terhadap Corporate Social Responsibility (CSR), sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 ditolak. Untuk variabel Capital Adequacy Ratio (CAR), hasil uji hipotesis menunjukkan pengaruh negatif tidak signifikan terhadap Corporate Social Responsibility (CSR), sehingga dapat disimpulkan bahwa H4 diterima. hipotesis yang menyatakan terdapat pengaruh NPF, GCG, ROA, dan CAR secara simultan terhadap pelaksanaan Corporate Social Responsibilty diterima H5 diterima. Hasil ini menunjukan bahwa rasio GCG dan CAR memiliki pengaruh yang kuat terhadap implementasi Corporate Social Responsibility.
Shiffa Aida Muhtaromah - Personal Name
SKRIPSI PBS 971
2x4.27
Text
Indonesia
2025
serang
xvi + 85 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...