Detail Cantuman Kembali
Pengaruh Pengetahuan Halal dan Religiusitas Terhadap Minat Berkarir Di Industri Halal (Studi Pada Mahasiswa FEBI UIN SMH Banten)
Industri halal global berkembang pesat dengan aset keuangan syariah mencapai USD 3,6 triliun pada tahun 2021 dan proyeksi pengeluaran konsumsi Muslim meningkat menjadi USD 2,8 triliun pada tahun 2025. Indonesia dengan 245,05 juta penduduk muslim memiliki potensi besar namun produksi produk halal masih tertinggal dari Australia dan Singapura. Kondisi ini disebabkan rendahnya minat berkarir di sektor syariah dan tingkat literasi halal yang hanya 16,3%. Di Banten, pengembangan industri halal menghadapi kendala literasi halal rendah, tata kelola belum memadai, kesulitan sertifikasi, dan minimnya pendampingan efektif. Penelitian ini menganalisis pengaruh pengetahuan halal dan religiusitas terhadap minat berkarir di industri halal pada mahasiswa FEBI UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi mahasiswa FEBI angkatan 2021. Sampel diambil menggunakan probability sampling sebanyak 207 mahasiswa. Data dianalisis menggunakan SPSS 27 untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap minat berkarir di industri halal. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan halal dan religiusitas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap minat berkarir di industri halal dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05. Penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan pengetahuan halal dan religiusitas dapat meningkatkan minat berkarir di industri halal, yang berkontribusi memperkuat posisi industri halal Indonesia.
Putri Yana Deswita Salwa - Personal Name
SKRIPSI ES 1282
338
Text
Indonesia
2025
serang
xvi + 121 hlm.: 18 x 25 xm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







