<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31442">
<titleInfo>
<title>Nikah Mut'ah Menurut Sunni dan Syi'ah dalam Perspektif Kompilasi Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia (Studi Kasus di Desa Tugu Selatan Puncak Cisarua Bogor Jawa Barat)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rohim</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xix + 490 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Nikah mut'ah adalah pernikahan kontrak yang disepakati antara pria dan wanita dengan jangka waktu tertentu, di mana kedua belah pihak 
menentukan mahar dan durasi kontrak tersebut, secara terminology 
nikah mut'ah berarti pernikahan kesenangan atau kenikmatan karena 
tujuan utamanya adalah untuk kesenangan seksual semata, bukan untuk 
membangun keluarga jangka panjang. Dalam praktiknya di masyarakat, 
terdapat kesenjangan pemahaman dan implementasi antara ketentuan 
hukum Islam sunni dan syi’ah yang dilihat dari segi Kompilasi Hukum 
Islam dan hukum positif di Indonesia (yaitu tentang nikah mut’ah). 
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persamaan dan perbedaan 
tinjauan kedua sistem hukum tersebut serta implementasinya di Desa 
Tugu Selatan Puncak Cisarua Bogor Jawa Barat yang masih 
memperaktikan tentang nikah mut’ah. 
Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris (field research) 
dengan pendekatan kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui 
wawancara mendalam dengan Kepal Desa dan perangkat Desa Tugu 
Selatan Cisarua Bogor, Penghulu/Tokoh Agama Desa Tugu Selatan 
Cisarua Bogor, serta pasangan yang melakukan/memperaktikan nikah 
mut’ah Desa Tugu Selatan Cisarua Bogor. Data sekunder diperoleh dari 
studi kepustakaan terhadap literatur fiqh, peraturan perundang
undangan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif-analitis. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Secara substantif, baik hukum 
Islam (KHI Pasal 119) maupun hukum positif memiliki kesamaan 
dalam mendefinisikan nikah mut’ah, yaitu pernikahan kontrak yang 
disepakati antara pria dan wanita dengan jangka waktu tertentu, di 
mana kedua belah pihak menentukan mahar dan durasi kontrak 
tersebut. 2) Dalam implementasinya, terdapat perbedaan fokus. 
Kompilasi Hukum Islam (KHI) tidak mengatur nikah mut'ah karena 
praktik tersebut dianggap tidak sah menurut hukum Islam di Indonesia, 
yang mayoritas menganut mazhab Sunni, dan pandangan hukum positif 
Indonesia-pun nikah mut'ah (atau kawin kontrak) tidak diakui juga 
karena bertentangan dengan tujuan pernikahan yang diatur dalam 
Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam 
(KHI). Pernikahan ini juga dinilai bertentangan dengan ajaran Islam 
dan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkannya 3) 
Faktor kesenjangan utama meliputi rendahnya pemahaman masyarakat 
tentang konsekuensi hukum nikah mut’ah, lemahnya koordinasi dan 
integrasi data dari pemerintah, serta adanya tekanan sosial dan ekonomi 
yang mendorong pasangan untuk nikah mut’ah secara secara diam
diam.</note>
<classification>2x4.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>TESIS HKI 101</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TESIS HKI 101</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>TESIS HKI 101</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31442</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-23 13:13:02</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-23 13:13:14</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>