Detail Cantuman Kembali
Pergeseran Otoritas Keagamaan dari Ulama ke Artificial Intelligence (AI): Studi Generasi Muda Muslim di Banten
erkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam cara generasi muda Muslim di Banten mengakses dan memahami informasi keagamaan. Kecenderungan mereka untuk mencari jawaban melalui platform berbasis Artificial Intelligence (AI) menjadi fenomena baru yang mencerminkan dinamika dan pergeseran otoritas keagamaan di era digital. Penelitian ini mengangkat dua rumusan masalah, yaitu: (1) Apa saja faktor-faktor yang memengaruhi pergeseran otoritas keagamaan di kalangan generasi muda Muslim di Banten? dan (2) Bagaimana bentuk-bentuk pergeseran otoritas keagamaan dalam perspektif Max Weber?. Metode yang digunakan adalah pendekatan mixed method, yakni penggabungan antara metode kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner untuk mengukur faktor-faktor yang memengaruhi pergeseran otoritas keagamaan, sementara data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam untuk menelusuri bentuk-bentuk pergeseran tersebut secara lebih kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67% responden memilih efisiensi, kemudahan, dan kecepatan sebagai alasan utama menggunakan AI dalam mencari informasi keagamaan; 37% dipengaruhi oleh faktor lingkungan sosial serta penggunaan smartphone, internet, dan komputer; sedangkan 0% menyatakan dipengaruhi oleh faktor perundang undangan. Secara kualitatif, informan seperti Ambarwati merasa lebih nyaman menggunakan AI karena aksesnya cepat dan privat, sementara Rajes menilai AI tidak membatasi ruang dan waktu dalam proses belajar agama. Dalam perspektif Max Weber, temuan ini mencerminkan dominasi rasionalisasi dan modernisasi dalam tindakan sosial keagamaan generasi muda. Hasil ini sekaligus menjawab kedua rumusan masalah yang diajukan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar ulama, akademisi, dan institusi keagamaan mulai mengintegrasikan teknologi sebagai bagian dari strategi dakwah dan pendidikan agama yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Nafilah - Personal Name
TESIS SII 018
2x0.3
Text
Indonesia
2025
serang
xix + 125 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







