<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31420">
<titleInfo>
<title>Penerapan SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) pada Kecemasan Lansia di Rumah Sehat AR69</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Febriyani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 79 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Skripsi ini dilatarbelakangi oleh kondisi kecemasan yang dialami oleh lansia di Rumah 
Sehat AR69 cabang karawaci, Unit Desa Pekayon, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten 
Tangerang-Banten. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan; (1) Untuk mengetahui 
kecemasan yang dialami oleh lansia. (2) Untuk mengetahui penerapan SEFT (spiritual 
emotional freedom technique). (3) Untuk mengetahui hasil penerapan terapi SEFT 
(spiritual emotional freedom technique) pada kecemasan lansia. Adapun Metode 
penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik 
pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam 
penelitian ini terdiri dari lima orang lansia yang mengalami gejala kecemasan seperti 
gelisah, sulit tidur, perasaan takut, dan kekhawatiran berlebihan. Berdasarkan hasil 
analisis data menunjukkan bahwa: (1) Terdapat lansia yang mengalami kecemasan pada 
permasalahan yang dialaminya. (2) Terdapat 3 tahapan dalam penerapan SEFT yaitu 
The Set-Up, The Tune-In, dan Tapping. (3) Hasil dari penerapan terapi SEFT lansia 
menunjukkan perubahan positif seperti meningkatnya ketenangan, membaiknya pola 
tidur, serta berkurangnya keluhan fisik yang berhubungan dengan kecemasan. Dengan 
menggabungkan unsur tapping dan pendekatan spiritual, SEFT terbukti menjadi 
alternatif terapi yang sederhana, aman, dan dapat dilakukan secara mandiri. Penelitian 
ini memberikan kontribusi bagi pengembangan intervensi berbasis spiritual dalam 
bidang Bimbingan Konseling Islam, khususnya untuk meningkatkan kualitas hidup 
lansia.</note>
<subject authority=""><topic>SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique)</topic></subject>
<classification>150</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1199</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 1199</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1199</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31420</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-23 10:06:42</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-23 10:07:02</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>