Detail Cantuman Kembali

XML

Analisis Social Return On Investment (SROI) dan Efektivitas Dana Zakat Produktif BAZNAS Kota Cilegon


Program pendayagunaan zakat di sektor produktif yang dijalankan BAZNAS Kota Cilegon salah satunya melalui program bantuan modal usaha pedagang kecil. Program ini diberikan dalam bentuk pinjaman modal tanpa bunga (Qardhul Hasan) kepada mustahik yang memiliki usaha mikro seperti warung jajanan, warung sembako, dan usaha kuliner lainnya. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik dengan mengembangkan usaha yang mereka jalani serta mendorong mereka agar dapat menjadi muzakki di masa depan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu, Bagaimana persentase penyaluran dana zakat produktif terhadap total dana zakat BAZNAS Kota Cilegon, Bagaimana ruang lingkup dan stakeholders dalam program bantuan modal usaha pedagang kecil BAZNAS Kota Cilegon dan Bagaimana dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari program tersebut dengan metode Social Return On Investment (SROI) serta efektivitasnya melalui rasio Allocation to Collection Ratio (ACR)? Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis persentase penyaluran dana zakat produktif, menganalisis ruang lingkup dan stakeholders, serta menganalisis dampak dan efektivitas program bantuan modal usaha pedagang kecil BAZNAS Kota Cilegon dengan menggunakan metode SROI dan ACR. Metode penelitian menggunakan mix method dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan pendekatan SROI untuk menilai dampak program serta ACR untuk mengukur efektivitas penyaluran dana zakat produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang lingkup program mencakup bantuan kepada mustahik yang sudah memiliki usaha atau berpotensi membuka usaha. Stakeholders yang terlibat antara lain BAZNAS Kota Cilegon, pengelola zakat (amil), muzakki, dan mustahik. Nilai rasio SROI sebesar 6,93 : 1, yang berarti setiap Rp1 dana zakat menghasilkan manfaat sebesar Rp6,93 bagi stakeholder, sehingga program dinilai berhasil memberikan dampak positif. Namun, efektivitas penyaluran dana zakat produktif berdasarkan rasio ACR berada di bawah standar minimum (kurang dari 20%), yaitu hanya 1,09% pada 2020 hingga turun menjadi 0,25% pada 2024. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun memberikan dampak sosial-ekonomi yang tinggi, program belum efektif dalam distribusi zakat produktif.
Aqilah Kamila - Personal Name
SKRIPSI ES 1280
332.041
Text
Indonesia
2025
serang
xv + 143 hlm.: 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...