Detail Cantuman Kembali

XML

Deteksi Bakteri Escherichia coli pada Lauk Ayam di Wilayah Ciracas, Jakarta Timur


Lauk pauk adalah makanan yang disajikan sebagai pelengkap nasi. Daging ayam memiliki kandungan protein berupa karbohidrat, lemak, air, mineral, dan vitamin. Pengolahan daging ayam yang tidak memperhatikan sanitasi dapat menyebabkan daging ayam akan terkontaminasi bakteri seperti bakteri coliform dan Escherichia coli (E. coli). Bakteri E. coli yang ditemukan di dalam pangan dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Penelitian ini bertujuan mendeteksi bakteri E. coli pada sampel lauk ayam di wilayah Ciracas, Jakarta Timur. Sejumlah 10 sampel diambil dari 5 kelurahan di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, yaitu Kelurahan Cibubur (ayam bakar dan ayam opor), Ciracas (ayam opor dan ayam geprek), Kelapa Dua Wetan (ayam panggang dan ayam sayur), Rambutan (ayam bakar dan ayam balado), dan Susukan (ayam tepung dan ayam goreng). Penelitian ini menggunakan metode Most Probable Number (MPN). Pengujian dilakukan di UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Serang, Banten. Berdasarkan hasil uji, 10 sampel lauk ayam yang dijual di 5 kelurahan di wilayah Ciracas terdapat 6 sampel dari 3 kelurahan yang terdeteksi positif mengandung bakteri yaitu di kelurahan Ciracas, kelurahan Kelapa Dua Wetan, dan kelurahan Cibubur. Sejumlah 4 sampel lain tidak terdeteksi mengandung bakteri E. coli yaitu kelurahan Susukan dan kelurahan Rambutan. Hasil pengujian E. coli pada setiap sampel menunjukkan 6 dari 10 sampel positif terkontaminasi E. coli yang ditandai dengan terbentuknya warna hijau metalik pada media EMBA. Hasil ini menunjukkan bahwa lauk ayam tersebut tidak memenuhi SNI 2897.2.2008.
Asa Nudiya Amalia - Personal Name
SKRIPSI BIO 090
579.3
Text
Indonesia
2025
serang
xv + 47 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...