Detail Cantuman Kembali
Perbandingan Kinerja Keuangan Perusahaan Asuransi Syariah Hasil Spin Off dan Perusahaan Asuransi Konvensional Berdasarkan Metode Early Warning System dan Risk Based Capital
Industri asuransi di Indonesia mengalami dinamika yang pesat, khususnya
setelah diberlakukannya kebijakan spin off Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi
perusahaan asuransi syariah yang mandiri, paling lambat 31 Desember 2026.
Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1). Bagaimana
perbandingan kinerja keuangan antara perusahaan asuransi syariah hasil spin off dan
perusahaan asuransi konvensional berdasarkan metode Early Warning System
(EWS)?. 2). Bagaimana perbandingan kinerja keuangan perusahaan asuransi syariah
hasil spin off dan perusahaan asuransi konvensional berdasarkan metode Risk Based
Capital (RBC)?. 3). Apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan antara perusahaan
asuransi syariah hasil spin off dan perusahaan asuransi konvensional berdasarkan
metode Early Warning System (EWS) dan Risk Based Capital (RBC)?
Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis dan
membandingkan kinerja keuangan perusahaan asuransi syariah hasil spin off dan
perusahaan asuransi konvensional menggunakan metode Early Warning System
(EWS) dan Risk Based Capital (RBC), serta mengetahui apakah terdapat perbedaan
kinerja keuangan antara keduanya berdasarkan kedua metode tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
deskriptif dan komparatif. Data yang digunakan data sekunder dari laporan
keuangan tahunan, tiga perusahaan asuransi syariah hasil spin off dan tiga
perusahaan asuransi konvensional periode 2019 – 2023. Pengambilan sampel
dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan perusahaan asuransi
yang memenuhi kriteria tertentu. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas
Kolmogorov-Smirnov dan uji Independent Sample t-test. Rasio-rasio yang dianalisis,
yaitu Rasio Likuiditas, Rasio Tingkat Kecukupan Dana, Rasio Beban Klaim, Rasio
Retensi Sendiri, dan Rasio Tingkat Solvabilitas (RBC).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara
perusahaan asuransi syariah hasil spin off dan perusahaan asuransi konvensional
pada rasio likuiditas, retensi sendiri, dan tingkat solvabilitas (RBC). Perusahaan
asuransi konvensional menunjukkan rasio likuiditas dan rasio retensi sendiri yang
lebih baik, sedangkan perusahaan asuransi syariah hasil spin off menunjukkan
tingkat solvabilitas yang lebih baik. Sementara itu, tidak terdapat perbedaan
signifikan pada rasio tingkat kecukupan dana dan beban klaim, yang menunjukkan
bahwa kedua jenis perusahaan memiliki kemampuan yang relatif setara dalam menjaga struktur modal dan mengelola beban klaim.
Azima Wildandini - Personal Name
SKRIPSI AS 596
368
Text
Indonesia
2025
Serang Banten
xvi + 81 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







