Detail Cantuman Kembali
نضال الفلسطين ومقاومتهافي أغنية سنظلّ ياغزّة لمسعود كورتيس (تحليل الخطاب النقدي بنظرية نورمان فيركالف)
Penelitian ini mengkaji representasi perlawanan dan perjuangan Palestina dalam
lagu “Sanadhallu Ya Gaza” melalui pendekatan Analisis Wacana Kritis. Lagu sebagai
produk budaya tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media
penyampai pesan-pesan ideologis dan politis yang merefleksikan konteks sosial,
politik, dan kemanusiaan. “Sanadhallu Ya Gaza” adalah sebuah lagu yang
menggambarkan ketangguhan dan semangat perlawanan rakyat Palestina, khususnya di
Gaza, dalam menghadapi konflik yang berkepanjangan.
Analisis Wacana Kritis (Critical Discourse Analysis/CDA) digunakan sebagai
kerangka teoritis dan metodologis untuk mendekonstruksi struktur wacana, praktik
diskursif, dan konteks sosial politik yang melatarbelakangi produksi lirik lagu.
Penelitian ini menggunakan model CDA Norman Fairclough yang mencakup tiga
dimensi analisis: (1) dimensi tekstual, yang menganalisis pilihan kata, metafora, dan
struktur bahasa; (2) dimensi praktik diskursif, yang mengkaji proses produksi dan
interpretasi teks; dan (3) dimensi praktik sosial budaya, yang menghubungkan teks
dengan konteks sosial politik yang lebih luas.
Temuan
penelitian
menunjukkan
bahwa “Sanadhallu Ya Gaza”
merepresentasikan perlawanan dan perjuangan Palestina melalui beberapa strategi
diskursif: pertama, penggunaan diksi yang menggambarkan ketabahan dan ketegaran
dalam menghadapi penderitaan; kedua, metafora perjuangan sebagai kewajiban moral
dan historis; ketiga, konstruksi identitas kolektif yang menekankan solidaritas dan
persatuan; keempat, pembingkaian konflik sebagai pertarungan antara kebenaran dan
ketidakadilan. Analisis ini juga mengungkapkan bagaimana lagu ini berfungsi sebagai
wacana tandingan terhadap narasi dominan tentang konflik Palestina-Israel di media
global.
Signifikansi penelitian ini terletak pada kontribusinya dalam memahami
bagaimana produk budaya populer seperti lagu dapat menjadi media untuk
mengartikulasikan perlawanan simbolik dan perjuangan identitas dalam konteks
konflik politik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lagu “Sanadhallu Ya Gaza” tidak
hanya merepresentasikan realitas perjuangan Palestina, namun juga mengkonstruksi
wacana perlawanan yang berfungsi untuk memobilisasi dukungan moral dan
emosional bagi rakyat Palestina dalam perjuangan mereka untuk mendapatkan
pengakuan, keadilan, dan kemerdekaan.
Nur'aeni - Personal Name
SKRIPSI BSA 523
892
Text
Bahasa Arab
2025
Serang Banten
xv + 100 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







