Detail Cantuman Kembali

XML

قيم الإعتدال الديني في دين السلام سليمان المغنى (دراسة سيميائية لريفاتير)


Lagu Deen Assalam karya Sulaiman Al-Mughani yang dirilis tahun 2015
merupakan karya religius berbahasa Arab yang sarat pesan moral tentang perdamaian,
kasih sayang, dan toleransi antarumat manusia. Liriknya mengandung ajakan untuk
menebarkan salam, menghormati sesama, dan menolak kekerasan, sejalan dengan nilai
Islam sebagai rahmatan lil-‘alamin. Lagu ini menjadi objek penelitian karena relevan
dengan isu moderasi beragama di Indonesia yang multikultural, serta
merepresentasikan nilai-nilai kemanusiaan universal melalui media seni.
Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup dua hal utama, yaitu:1. apa
makna heuristik dan hermeneutik yang terkandung dalam lirik lagu Deen Assalam; dan
2. apa saja matriks, model, varian, dan hipogram yang muncul berdasarkan analisis
semiotika Riffaterre. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna tersurat dan
tersirat dalam lirik lagu serta menafsirkan nilai-nilai moderasi beragama yang
tercermin di dalamnya, terutama dalam konteks empat indikator moderasi beragama
menurut Kementerian Agama RI: cinta damai, toleransi, anti-kekerasan, dan
penerimaan terhadap budaya lokal.
Secara teoretis, penelitian ini bermanfaat untuk memperluas kajian semiotika,
khususnya penerapan teori Michael Riffaterre dalam analisis karya seni bernuansa
religius. Secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah pemahaman
tentang pentingnya moderasi beragama melalui media musik sebagai sarana dakwah
yang lembut, edukatif, dan universal. Lagu Deen Assalam menjadi bukti bahwa seni
dapat berfungsi sebagai media penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian
lintas budaya.
Melalui pembacaan heuristik dan hermeneutik ditemukan bahwa makna literal
lagu menggambarkan ajakan kepada umat manusia untuk hidup damai dan saling
menghormati, sedangkan makna mendalamnya menunjukkan pesan spiritual tentang
cinta universal dan penolakan terhadap ekstremisme. Matriks utama lagu ini adalah
“Islam sebagai agama perdamaian dan kasih sayang.” Modelnya tercermin pada kata
salaam, hubb, dan rahmah; variannya berupa ungkapan yang menekankan keadilan dan
harmoni sosial; sedangkan hipogramnya bersumber dari ayat Al-Qur’an dan hadis yang
menegaskan Islam sebagai rahmatan lil-‘alamin. Dengan demikian, Deen Assalam
tidak hanya menjadi karya seni religius, tetapi juga cerminan nilai-nilai moderasi
beragama yang hidup dan kontekstual
Salisah Amani - Personal Name
SKRIPSI BSA 522
892
Text
Bahasa Arab
2025
Serang Banten
xv + 87 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...