<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31346">
<titleInfo>
<title>تحليل كتاب (النحو الواضح والكفراوي) في تعلم قواعد اللغة العربية بالمنهج المتكامل في المعاهد الإسلامية في بنتن (بحث تحليلي في معهد نشر العلوم الإسلامية شيليجون)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lastri Amaliyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 204 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan dua kitab nahwu,
yaitu Nahwu al-Wāḍiḥ karya ‘Alī al-Jārim dan Muṣṭafā Amīn, serta Kafrawī
karya Syaikh Muḥammad al-Kafrawī, dalam pembelajaran kaidah bahasa Arab
pada kurikulum terpadu di Pondok Pesantren Nasyrul Ulum, Cilegon-Banten.
Fokus utama penelitian ini meliputi empat aspek, yaitu pemilihan materi
(ikhtiyār al-māddah), ketertiban dan keberurutan materi (at-tadarruj),
penyajian materi (taqdim al-māddah), serta pengulangan dan penguatan materi
(at-takrār). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
studi kasus, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara
dengan pengasuh dan pengajar, serta dokumentasi terhadap proses
pembelajaran kitab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab Nahwu al-
Wāḍiḥ sangat cocok digunakan untuk santri pemula karena penyajiannya yang
sistematis, bertahap, dan dilengkapi dengan contoh serta latihan soal yang
memperkuat pemahaman. Sementara itu, kitab Kafrawī memiliki kelebihan
dalam kedalaman materi dan penjelasan i‘rāb yang lebih detail, namun
tampilannya yang padat dan berformat klasik membutuhkan kesiapan dasar
yang baik, sehingga lebih sesuai bagi santri tingkat lanjut. Dalam hal
penyampaian, Nahwu al-Wāḍiḥ cenderung komunikatif dan kontekstual,
sedangkan Kafrawī lebih bersifat tekstual dan fokus pada hafalan serta analisis
gramatikal. Kedua kitab ini saling melengkapi dan dapat digunakan secara
integratif dalam kurikulum pesantren. Dengan pengelolaan strategi pengajaran
yang tepat, kitab-kitab tersebut mampu mendukung pemahaman mendalam
terhadap kaidah nahwu sekaligus membentuk kompetensi bahasa Arab yang
kokoh bagi para santri.</note>
<subject authority=""><topic>Pembelajaran Nahwu Wadhih</topic></subject>
<classification>407</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>TESIS PBA 043</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TESIS PBA 043</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>TESIS PBA 043</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31346</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-10 09:31:32</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-10 09:44:47</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>