<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31344">
<titleInfo>
<title>Praktik dan Peran Ta’aruf Sebagai Strategi Pencegahan Perceraian Dini:</title>
<subTitle>Studi Pada Pasangan Keluarga Muslim di Masyarakat Lebak</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Lina Enjellina</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 178 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pasangan keluarga muslim dilebak melaksanakan praktik ta’aruf sebelum melaksanakan akad perkawinan untuk mencegah perceraian dini. Namun, deskripsi peran ta’aruf dalam mencegah perceraian dini tersebut belum tergambarkan dengan jelas. Praktik ini diyakini mampu membangun dasar pemahaman dan kesiapan sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Namun, peran ta’aruf dalam mencegah perceraian dini masih belum tergambarkan secara jelas dan terukur. Tujuan penelitian disini adalah : 1). Mendeskripsikan praktik ta’aruf yang dijalankan oleh pasangan keluarga muslim di masyarakat lebak sebelum memasuki pernikahan. 2). Menganalisis peran ta’aruf sebagai strategi pencegahan perceraian dini dikalangan pasangan keluarga muslim dilebak. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan jenis penelitian lapangan (Field Research) dengan mengamati subjek penelitian yaitu pasangan masyarakat muslim dan orang-orang yang dapat diamati dengan memperoleh data baik lisan maupun tertulis dengan lokasi penelitian di lebak banten. Sumber data dalam penelitian ini dari hasil wawancara meliputi pelaku ta’aruf, pelaku cerai dini, masyarakat setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pegawai kua juga dari jurnal dan buku yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan; Pertama, Praktik ta’aruf di masyarakat Lebak umumnya dilaksanakan dalam kurun waktu sekitar tiga bulan dengan pendampingan mediator, dan dipandang sesuai syariat Islam sebagai bentuk perkenalan pranikah yang dianjurkan oleh syariat Islam. Bentuk dan tata cara yang dipraktikan dimasyarakat tetap berpegang teguh pada syariat Islam namun pada kenyataannya masyarakat belum sepenuhnya mengetahui tata cara maupun mengenal makna Ta’aruf. Kedua, Ta’aruf berperan penting dalam membangun ketahanan keluarga serta menjadi strategi pencegahan perceraian dini di masyarakat Lebak, karena memberikan ruang bagi pasangan untuk saling mengenal secara sehat sesuai tuntunan agama.</note>
<classification>2x4.302</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>TESIS HKI 097</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">TESIS HKI 097</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>TESIS HKI 097</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31344</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-09 14:07:35</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-25 13:24:39</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>