<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31343">
<titleInfo>
<title>Pemberdayaan Anak Berkebutuhan Khusus di Kampung Ekowisata Melalui Program Rumah Bina Kreatif Indonesia (RBKI) Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nadiya Farah Maghfirah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 98 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program 
pemberdayaan yang dilakukan oleh Rumah Bina Kreatif Indonesia (RBKI) terhadap anak 
berkebutuhan khusus (ABK) di Kampung Ekowisata Keranggan, Kecamatan Setu, Kota 
Tangerang Selatan, serta dampak dari program tersebut terhadap kemandirian anak-anak. 
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemberdayaan anak berkebutuhan khusus 
agar mereka memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan kemampuan untuk hidup 
mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. 
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan 
dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RBKI melaksanakan program 
pelatihan keterampilan vokasional bagi anak berkebutuhan khusus pasca sekolah melalui 
empat pilar utama yaitu ekonomi kreatif, tata boga, olahraga, dan berkebun. Metode 
pelatihan lebih menekankan pada praktik langsung yang disesuaikan dengan kemampuan 
masing-masing anak. Penelitian ini dianalisis dengan pendekatan teori pemberdayaan 
inklusi Paulo Freire yang meliputi penyadaran kritis, dialog &#38; partisipasi aktif, refleksi 
&#38; aksi, dan humanisasi. Dampak dari program ini terlihat pada peningkatan kemandirian, 
kepercayaan diri, serta kemampuan sosial anak. dukungan komunitas, terutama dari 
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), menjadi faktor kunci dalam keberhasilan progam. 
Meskipun demikian, masih terdapat tantangan dalam hal fasilitas, pemasaran produk, dan 
keterbatasan sumber daya manusia. Secara keseluruhan, program RBKI telah berhasil 
menciptakan ruang pembelajaran yang inklusif dan memberdayakan anak berkebutuhan 
khusus sesuai prinsip pemberdayaan masyarakat Paulo Freire. Penelitian ini memberikan 
kontribusi terhadap pengembangan model pemberdayaan komunitas berbasis 
keterampilan bagi kelompok rentan.</note>
<subject authority=""><topic>Pemberdayaan anak berkebutuhan khusus</topic></subject>
<classification>302.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PMI 349</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PMI 349</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PMI 349</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31343</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 15:49:56</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-29 15:50:11</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>