<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31330">
<titleInfo>
<title>Sanitasi Dalam Perspektif Hadis (Studi Hadis Tematik)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ambarwati</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xviii + 129 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Sanitasi merupakan aspek penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan manusia serta lingkungan. Dalam Islam, kebersihan tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga memiliki dimensi spiritual yang kuat, sebagaimana tercermin dalam ajaran Nabi Muhammad SAW. Salah satu realitas yang memprihatinkan adalah masih adanya krisis sanitasi di kawasan padat penduduk seperti bantaran Sungai Ciliwung, Jakarta, yang memperlihatkan ketidaksesuaian antara ajaran agama dan praktik sehari-hari. Berdasarkan data Kemenkes RI tahun 2023, sekitar 10 juta penduduk masih membuang air besar sembarangan, menunjukkan pentingnya kajian sanitasi dalam perspektif Islam. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: 1) Apa saja hadis-hadis yang membahas tentang sanitasi? 2) Ilmu apa saja yang digunakan dalam menganalisis sanitasi nabawi? Adapun tujuan dari skripsi ini adalah: 1) Mengetahui hadis-hadis yang berkaitan dengan sanitasi. 2) Mengetahui ilmu-ilmu yang digunakan dalam menganalisis sanitasi nabawi Dalam skirpsi ini penulis menggunakan metode studi hadis tematik (maudhū‘ī) dengan pendekatan grounded theory. Penulis melakukan kajian kepustakaan terhadap kitab-kitab hadis utama dan literatur pendukung lainnya. Sebanyak 17 hadis berhasil dikumpulkan dan diklasifikasikan ke dalam tiga tema utama: manajemen air bersih, pengelolaan limbah rumah tangga, dan pengendalian bakteri serta hewan. Hasil dari skripsi ini menunjukkan bahwa hadis-hadis tersebut memberikan prinsip-prinsip yang sangat relevan dengan konsep sanitasi modern, seperti mencuci tangan, larangan buang hajat di air tergenang, serta menjaga kebersihan mulut dan lingkungan. Selain itu, analisis interdisipliner melalui ilmu kesehatan masyarakat, epidemiologi, mikrobiologi, psikologi, sosiologi, antropologi, sejarah Islam dan pendidikan menguatkan bahwa ajaran Nabi memiliki dasar ilmiah yang kuat dan aplikatif.</note>
<classification>2x2.1</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IH 162</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI IH 162</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI IH 162</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31330</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-27 11:02:02</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-28 10:47:51</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>