<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31324">
<titleInfo>
<title>Analisis Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 102 tentang Akuntansi Murabahah di Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rosita</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvii + 93 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Lembaga keuangan di Indonesia terdiri dari dua macam yaitu lembaga 
keuangan bank dan lembaga keuangan bukan bank. Koperasi syariah adalah 
lembaga keuangan bukan bank yang menjadi salah satu bentuk perwujudan 
kesejahteraan ekonomi. Koperasi syariah Benteng Mikro Indonesia merupakan 
koperasi yang menggunakan sistem operasional berupa simpanan, pinjaman dan 
pembiayaan menggunakan model BMI Syariah yaitu sebuah skema pelayanan 
dengan lima instrumen pemberdayaan yaitu sedekah, pinjaman, pembiayaan, 
simpanan dan investasi melalui pengembangan budaya menabung dan 
pemberdayaan Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf (ZISWAF). Per 31 Desember 2023, 
jumlah piutang koperasi syariah Benteng Mikro Indonesia sebesar 
Rp696.363.733.446,00 dengan jumlah anggota 239.917. Dari data tersebut dapat 
dikatakan bahwa minat masyarakat cukup tinggi untuk menjadi bagian dari 
koperasi syariah Benteng Mikro Indonesia sehingga harus diikuti dengan 
pencatatan akuntansi keuangan dengan baik dan benar dalam setiap transaksi yang 
dilakukan agar berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak 
diinginkan. 
Adapun perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu 1). Bagaimana 
penerapan PSAK 102 tentang akuntansi murabahah pada koperasi syariah 
Benteng Mikro Indonesia?. 2). Apakah penerapan akuntansi murabahah pada 
koperasi syariah Benteng Mikro Indonesia sesuai dengan PSAK 102?. 
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan 
mendeskripsikan secara menyeluruh hasil temuan dari lapangan dengan cara 
berhubungan langsung terhadap objek penelitian. Data diperoleh dari hasil 
observasi dan wawancara secara langsung dengan narasumber. 
Kesimpulannya koperasi syariah Benteng Mikro Indonesia sebagian besar 
sudah menerapkan pencatatan akuntansi murabahah sesuai dengan PSAK 102 
pada pengakuan, pengukuran, penyajian dan pengungkapan. Namun ada beberapa 
yang belum sesuai dengan PSAK 102 pada pengakuan dan pengukuran diskon 
murabahah, denda dan uang muka karena koperasi syariah Benteng Mikro 
Indonesia tidak menerapkan diskon, denda dan uang muka pada skim 
pembiayaan. Pada penyajian akuntansi murabahah, beban murabahah tangguhan 
tidak disajikan  sebagai pengurang utang murabahah, adapun pengungkapan 
akuntansi murabahah seharusnya mengacu pada PSAK 101 yaitu terdiri dari 
neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, laporan 
sumber dan penyaluran dana zakat, laporan sumber dan penggunaan dana 
kebajikan, dan catatan atas laporan keuangan.</note>
<subject authority=""><topic>Akuntansi Murabahah</topic></subject>
<classification>334</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI ES 1273</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI ES 1273</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI ES 1273</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31324</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 11:57:20</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-22 12:03:42</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>