<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31310">
<titleInfo>
<title>المجاز و التشبيه في مناقب الشيخ عبد القادر الجيلاني (دراسة بلاغية)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Isti Anatul Hoiriah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 94 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini membahas tentang keindahan bahasa pada Manaqib 
Syekh Abdul Qadir al-Jailani. Adapun pembahasan mengenai keindahan 
bahasa dalam kajian sastra Arab terdapat dalam ilmu balagah. Ilmu balagah 
adalah ilmu yang mempelajari keindahan dan keefektifan penggunaan bahasa 
dalam komunikasi, terutama dalam bentuk tulisan dan retorika. Balagah juga 
mempunya beberapa cabang ilmu yaitu: bayan, ma’ani, dan badi’. Cabang 
ilmu yang akan difokuskan dalam penelitian ini adalah ilmu bayan, dimana 
ilmu bayan juga memiliki cabang ilmu, yaitu: tasybīh, majāz, dan kuniyah. 
Namun dalam tulisan ini hanya menggunakan tasybīh dan majāz saja dalam 
menganalisis datanya. 
Objek yang dipilih dalam penelitian ini adalah Manakib Syekh Abdul 
Qadir al-Jailani sebagai sumber untuk mencari data. Alasannya karena dalam 
manakib ini rangkaian katanya mengandung kalimat-kalimat estetika dan 
penuh makna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode 
kualitatif deskriptif dengan cara kajian pustaka. Penelitian ini dilakukan untuk 
mengetahui bagaimana gaya bahasa yang terkandung dalam Manakib Syekh 
Abdul Qadir al-Jailani, serta bagaimana pemaknaan yang digunakan dalam 
manaqib tersebut sehingga memiliki makna yang mendalam. 
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa 
dalam Manakib Syekh Abdul Qadir al-Jailani ini mengandung beberapa 
macam tasybīh dan majāz. Ditemukan sebanyak 8 macam tasybīh dan 20 
macam majāz dalam Manakib ini. Adapun macam-macam tasybīh yang 
ditemukan diantaranya: 1 tasybīh mursal mujmal, 4 tasybīh balig, 3 tasybīh 
muakkad mufaṣal. Kemudian macam-macam majāz yang ditemukan dalam 
manakib ini, yaitu: 7 majāz isti'arah taṣrihiyah, 1 majāz isti'arah makniyah, 
dan 12 majāz mursal.</note>
<subject authority=""><topic>Majas</topic></subject>
<classification>410</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 518</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BSA 518</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 518</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31310</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 09:53:56</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-19 10:10:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>