Detail Cantuman Kembali

XML

Analisis Prediksi Pembiayaan Mudharabah Bank Syariah Dengan Metode ARIMA Box-Jenkins.


Market share perbankan syariah dari awal berdiri hingga sekarang baru mencapai lebih kurang 6,51%. Keberadaan lembaga perbankan syariah ini didorong oleh adanya desakan kuat dari umat Islam yang ingin terhindar dari transaksi bank yang dipandang mengandung unsur riba. Faktanya, hingga sekitar bulan September 2018, data menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah menjadi yang paling dominan, mencapai sekitar 56%. Sementara itu pembiayaan dengan sistem bagi hasil (mudharabah dan musyarakah) hanya sekitar 38%. Tinggina resiko seperti asymmetric information dan moral hazard, serta belum siapnya SDM yang memahami prinsip syariah menjadi kendala utama. Perumusan masalah dalam penelitian ini yaitu; 1. Bagaimana perkembangan bank syariah dilihat dari pembiayaan mudharabah ?, Bagaimana hasil prediksi pembiayaan mudharabah bank syariah dengan menggunakan metode ARIMA Box-Jenkins pada periode selanjutnya? Adapun tujuan dari penelitian ini adalah 1. Untuk mengetahui perkembangan pembiayaan mudharabah bank syariah . 2. Untuk mengetahui prediksi pembiayaan mudharabah bank syariah dengan menggunkan metode ARIMA Box-Jenkins. Penelitian ini menggunakan metode ARIMA Box-Jenkins dengan variabel pembiayaan mudharabah periode Januari 2019 hingga April 2025 yang terdapat dalam statistik perbankan syariah yang dipublikasikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Penelitian ini ditujukan untuk memprediksi pembiayaan mudharabah di masa yang akan mendatang dengan 4 tahapan yaitu; pertama, melakukan identifikasi model. Kedua, melakukan estimasi parameter. Ketiga, uji diagnosis dan terakhir melakukan prediksi atau peramalan. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan menjelaskan bahwa perkembangan pembiayaan mudharabah dari periode tahun 2019 sampai dengan 2024 mengalami fluktuasi pada setiap triwulannya, untuk periode tahun 2025 perkembangan pembiayaan mudharabah diramalkan akan meningkat pada triwulan ke 3. Model ARIMA terbaik yang didapatkan untuk dilakukan peramalan yaitu model (0.1.12). Hasil yang menunjukkan fluktuasi dalam pembiayaan mudharabah mengindikasikan perlunya peningkatan manajemen resiko dan transparansi dalam akad. Prinsip kehati-hatian menjadi penting untuk diterapkan oleh bank syariah, terutama dalam memilih mitra usaha dan mengawasi penggunaan dana agar tidak terjadi moral hazard. Selain itu, fluktuasi yang terjadi juga mencerminkan perlunya edukasi masyarakat tentang pentingnya amanah, kerja keras, dan komitmen dalam menjalankan usaha berbasis syariah.
Arpianli Padila - Personal Name
SKRIPSI PBS 950
332.1
Text
Indonesia
2025
serang
xv + 95 hlm.: 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...