<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31274">
<titleInfo>
<title>Analisis Kinerja Algoritma Youtube dalam Merekomendasikan Video di Channel Youtube Baru</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mohamad Fikri Ardiansyah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 99 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cara kerja algoritma 
YouTube dalam merekomendasikan video di channel YouTube baru, di 
mana YouTuber pemula sering menghadapi tantangan dalam hal eksposur 
karena belum dikenal luas oleh publik. Metode penelitian yang digunakan 
adalah pendekatan kualitatif, melalui observasi, analisis konten video, serta 
wawancara dengan Pakar youtube, Youtuber Senior, YouTuber pemula, dan 
penonton atau subscriber. Penelitian ini mengkaji bagaimana algoritma 
merespons interaksi awal seperti watch time, click through rate (CTR), 
komentar, like, dan share, serta konsistensi unggahan. Selain itu, ditelusuri 
pula bagaimana penerapan teknik Search Engine Optimization (SEO) dan 
elemen seperti judul, thumbnail, deskripsi, dan hashtag memengaruhi 
performa video. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma YouTube 
memberikan peluang bagi channel baru jika mampu menghasilkan konten 
relevan dan mempertahankan retensi penonton. Penelitian ini juga 
menemukan bahwa komunikasi tidak langsung antara kreator dan audiens 
membentuk efek afektif yang memengaruhi interaksi lebih lanjut. Penelitian 
ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi YouTuber pemula untuk 
memahami strategi meningkatkan visibilitas video dan membangun 
komunikasi yang efektif dengan audiens.</note>
<subject authority=""><topic>Algoritma Video</topic></subject>
<classification>005</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1157</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 1157</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1157</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31274</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-01-05 11:18:43</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-05 11:28:46</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>