Detail Cantuman Kembali

XML

Sejarah dan Perkembangan Pondok Pesantren Al Husna Waziyadah Kabupaten Tangerang 1950–2023


Pondok Pesantren Al Husna Waziyadah merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam tradisional yang didirikan oleh KH. Suhaimi pada tahun 1950 di Kabupaten Tangerang. Pesantren ini memainkan peran penting dalam pendidikan keislaman, pembentukan karakter santri, serta pembinaan sosial keagamaan masyarakat. Keberadaannya mencerminkan keteguhan dalam menjaga nilai-nilai salafiyah di tengah arus modernisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab tiga rumusan masalah, yaitu: (1) Bagaimana sejarah berdirinya Pondok Pesantren Al Husna Waziyadah? (2) Bagaimana perkembangan pesantren dari tahun 1950 hingga 2023? dan (3) Apa kontribusi pesantren dalam bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan? Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui sejarah berdirinya Pondok Pesantren Al Husna Waziyadah, (2) Menganalisis perkembangan pesantren dalam aspek pendidikan, sosial, dan Keagamaan, serta (3) Menganalisis kontribusi pesantren dalam bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah, meliputi tahap heuristik, verifikasi, interpretasi, dan historiografi, dengan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis data arsip dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Al Husna Waziyadah mengalami perkembangan signifikan, yang ditandai dengan berdirinya dua cabang baru pada tahun 2020 dan 2023, yaitu Pondok Pesantren Al Husnayain di Desa Sura dan Pondok Pesantren La Takhof Wala Tahzan di Desa Klutuk. Kedua cabang tersebut tetap mempertahankan sistem pengajaran berbasis salafiyah dan memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan Islam klasik. Temuan ini menunjukkan bahwa Pondok Pesantren Al Husna Waziyadah tidak hanya mampu bertahan di tengah dinamika zaman, tetapi juga berkembang secara mandiri dan berkelanjutan. Pesantren ini berkontribusi penting dalam pembentukan karakter santri, pembinaan masyarakat melalui dakwah dan pengajian, serta pelestarian tradisi Islam, sehingga menjadikannya sebagai pusat pendidikan dan moralitas Islam yang berkelanjutan di Kabupaten Tangerang.
Qoyimah - Personal Name
SKRIPSI SPI 674
2x9.6598
Text
Indonesia
2025
serang
xiv + 71 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...