Detail Cantuman Kembali
نظرية التعلم الاجتماعيّ المعرفي والدّافعيّ (دراسة تطبيقية في تعلم اللغة العربية)
Pembelajaran bahasa Arab sebagai bahasa asing di Madrasah Aliyah
menghadapi tantangan motivasional dan pedagogis, terutama dalam
menciptakan suasana belajar yang kondusif dan bermakna. Teori
Pembelajaran Sosial Kognitif (Social Cognitive Theory/SCT) dari
Bandura menawarkan kerangka teoretis yang menjelaskan bagaimana
pembelajaran dapat dipengaruhi oleh interaksi antara individu,
lingkungan, dan perilaku. Dalam konteks ini, sistem motivasi diri dalam
pembelajaran bahasa kedua (L2MSS) menjadi relevan untuk dikaji
sebagai cerminan motivasi siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi penerapan Teori
Kognitif Sosial (Social Cognitive Theory) dari Albert Bandura dalam
proses pembelajaran bahasa Arab sebagai bahasa asing di tingkat sekolah
menengah; (2) mengukur validitas konstruksi Sistem Diri Bermotivasi
L2 (L2 Motivational Self System/L2MSS) dalam konteks pembelajaran
bahasa Arab melalui angket motivasi; (3) menggali hubungan antara
Teori Kognitif Sosial (SCT) Bandura dan Sistem Diri Bermotivasi L2
(L2MSS) dalam membentuk hasil belajar siswa dalam pendidikan
bahasa Arab sebagai bahasa asing.
Penelitian ini menggunakan metode campuran. Pendekatan kuantitatif
dilakukan melalui survei motivasi dan tes kemampuan bahasa Arab,
dengan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Sementara itu,
pendekatan kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam,
observasi kelas, dan studi dokumentasi, yang dianalisis secara tematik.
Hasil statistik menunjukkan rata-rata kemampuan bahasa Arab siswa
laki-laki adalah 74,61 dan perempuan 75,50, dengan hasil uji ANOVA menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antar gender (F = 0,23; p =
0,634). Namun, dilihat dari latar belakang sekolah, siswa lulusan
MTs/Pesantren memiliki skor rata-rata 76,23, lebih tinggi dibandingkan
lulusan SMP (74,24), meskipun perbedaan ini juga tidak signifikan
secara statistik (F = 1,09; p = 0,298). Dari sisi motivasi, rerata skor
motivasi siswa perempuan adalah 17,61, sedikit lebih tinggi dari laki
laki 16,79, dengan hasil menunjukkan perbedaan signifikan (F = 22,84;
p < 0,001). Temuan kualitatif menunjukkan bahwa unsur efikasi diri,
pengaruh model pembelajaran guru, serta dukungan lingkungan belajar
berperan besar dalam membentuk kenyamanan dan motivasi siswa.
Pendekatan SCT Bandura terbukti mendukung pembentukan dimensi
Ideal L2 Self, Ought-to L2 Self, dan Motivated Learning Behavior.
Integrasi teori SCT Bandura dalam pembelajaran bahasa Arab mampu
memperkuat pembentukan motivasi internal siswa sebagaimana
dirumuskan dalam L2MSS. Hal ini berdampak pada peningkatan
kenyamanan, partisipasi, dan pencapaian siswa dalam mempelajari
bahasa Arab sebagai bahasa asing. Implikasi dari penelitian ini
menunjukkan pentingnya peran guru dalam mengadaptasi pendekatan
berbasis teori sosial kognitif untuk meningkatkan efektivitas
pembelajaran bahasa asing .
Heru Fradana - Personal Name
TESIS PBA 041
371.3
Text
Bahasa Arab
2025
Serang Banten
xviii + 180 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







