<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31244">
<titleInfo>
<title>Konsep Hidup Bahagia Menurut Tasawuf Modern Buya Hamka Dan Filsafat Stoikisme Seneca (Studi Perbankan)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>M. Irfan Al-Gifari</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2024</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 65 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Hidup bahagia dalam diri setiap manusia itu berbeda-beda, ada yang merasakan hidup bahagia karena memiliki harta banyak dan ada yang merasakan hidup bahagia dengan cara menerima apa yang diberikan oleh Tuhan. Perlu kesadaran manusia agar merasakan hidup yang bahagia dengan menyeimbangkan akal pikirannya dengan kesehatan jasmani dan bantin, seperti dalam pandangan Buya HAMKA dan Seneca tentang hidup bahagia. Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah dalam skripsi ini adalah: 1) Bagaimana pandangan HAMKA tentang konsep hidup bahagia? 2) Bagaimana pandangan seneca tentang konsep hidup bahagia? 3) Bagaimana persamaan dan perbedaan konsep hidup bahagia menurut buya HAMKA dan stoikisme seneca? Adapun tujuan dari skripsi ini adalah: 1) Untuk mengetahui bagaimana pandangan HAMKA entang konsep hidup bahagia. 2) Untuk mengetahui bagaimana pandangan seneca tentang konsep hidup bahagia. 3) Untuk mengetahui persamaan dan perbedaan konsep hidup bahagia menurut buya HAMKA dan stoikisme seneca. Penelitian ini mengambil jenis penelitian kualitatif, dengan metode pendekatan filosofis, yang memberi gagasan atau pemikiran yang bersifat fundamental. Pengumpulan data dalam skipsi ini menggunakan library research dengan menggunakan sumber data primer dan sekunder. Dari data yang diperoleh kemudian diolah dengan metode deskriptif, lalu diinterpretasikan dan dianalisis selanjutnya dikomparasikan untuk menemukan persamaan dan berbedaan dalam konsep kebahagiaan. Dari hasil penelitian, keduanya sama-sama memiliki nilai-nilai moral yang tinggi. Kedua tokoh ini meiliki persamaan dan perbedaan. Persamaanya, HAMKA selalu melibatkan tuhanya dalam mencapai hidup bahagia begitupun dengan seneca dia percaya bahwa tuhan mampu mengatur semua alam semesta ini. Letak Perbedaanya adalah HAMKA melibatkan agama yang dianutnya untuk mencapai hidup yang bahagia sedangkan seneca tidak melibatkan agama dalam mencapai hidup yang bahagia.</note>
<classification>2x3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI AFI 116</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI AFI 116</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI AFI 116</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31244</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-23 11:26:08</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-23 11:26:35</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>