Detail Cantuman Kembali
Pengaruh Suhu Hidrotermal pada Proses Sintesis LiNi0,5Mn0,4Co0,1O2 (NMC541) terhadap Performa Elektrokimia Baterai Ion Litium
Baterai ion litium merupakan teknologi penyimpanan energi yang banyak digunakan pada perangkat elektronik portabel. Salah satu komponen utama yang menentukan performa baterai adalah katoda, material berbasis LiNixMnyCozO2 (NMC) seperti NMC541 menawarkan kombinasi kapasitas tinggi, stabilitas termal dan biaya murah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi suhu hidrotermal (H-160 ℃, H-180 ℃, H-200 ℃ dan H-220 ℃) terhadap morfologi, struktur kristal dan performa elektrokimia baterai ion litium. Sintesis dilakukan dengan metode hidrotermal diikuti proses kalsinasi pada suhu 750 ℃. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa peningkatan suhu hidrotermal mempengaruhi ukuran partikel dan struktur kristal. Ukuran partikel meningkat dari H-160 (4,82 μm), H-180 (5,61 μm) dan H-200 (5,62 μm). Namun, pada sampel H-220 ukuran partikel menurun yaitu 4,97 μm. Struktur kristal heksagonal yang terbentuk semakin baik seiring peningkatan suhu hidrotermal. Uji elektrokimia menunjukkan bahwa performa terbaik diperoleh H-220 ℃. dengan kapasitas spesifik charge 68,14 mAh/g, discharge 54,04 mAh/g dan difusi ion litium 3,32 × 10−9 S.Cm2/s. Dengan demikian, H-220 ℃ dinilai sebagai kondisi optimum untuk menghasilkan katoda NMC541 dengan performa elektrokimia terbaik.
Siti Nahilah - Personal Name
SKRIPSI FIS 053
621
Text
Indonesia
2025
serang
xi + 93 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







