<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31172">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Dukungan Orang Tua Terhadap Quarter Life Crisis Mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Intan Cahyani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 62 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Robbins dan Wilner berpendapat jika individu yang berada dalam fase tahapan perkembangannya tidak mampu merespon dengan baik berbagai persoalan yang dihadapi, diprediksi akan mengalami quarter life crisis. Maka dari itu, mahasiswa yang berada pada rentang usia dewasa awal rentan akan mengalami quarter life crisis, termasuk mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam tidak dapat menghindari terjadinya quarter life crisis. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi quarter life crisis, yang salah satunya adalah dukungan orang tua. Berdasarkan hal tersebut, peneliti ingin mengetahui tingkat dukungan orang tua dan quarter life crisis yang dimiliki oleh mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam. Selain itu peneliti ingin mengetahui pengaruh dukungan orang tua terhadap quarter life crisis pada mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis regresi sederhana. Sampel penelitian ini adalah 88 mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam yang dipilih melalui teknik probability sampling dengan simple random sampling. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket/kuesuioner. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam memiliki tingkat dukungan orang tua pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 97, dan memiliki tingkat quarter life crisis pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 73. Disamping itu terdapat pengaruh antara dukungan orang tua dengan quarter life crisis pada mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling Islam dengan nilai signifikansinya yaitu 0,001 (</note>
<classification>158.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1177</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 1177</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1177</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31172</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-18 10:38:04</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-15 10:13:05</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>