<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31171">
<titleInfo>
<title>Pengaruh Durasi Penggunaan Media Sosial TikTok Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 tahun di Desa Nembol Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang.</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Eva Yulianingsih</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 105 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pengaruh Penggunaan media sosial TikTok yang berlebihan memiliki efek negatif bagi anak usia 5-6 tahun terkait perkembangan sosial emosional. Di era digital saat ini, media sosial seperti TikTok telah menjadi bagian dari keseharian, termasuk bagi anak-anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ada atau tidaknya Pengaruh Durasi Penggunaan media sosial TikTok terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 5–6 tahun di Desa Nembol, Kabupaten Pandeglang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh orang tua yang memiliki anak usia 5–6 tahun, dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket yang mengukur durasi Pengaruh Penggunaan TikTok dan indikator perkembangan sosial emosional anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama durasi anak menggunakan TikTok, semakin besar potensi munculnya perilaku negatif seperti kurangnya interaksi sosial, kesulitan mengendalikan emosi, hingga keterlambatan bicara. Sebaliknya, Pengaruh Penggunaan TikTok yang dibatasi dan didampingi orang tua dapat menunjukkan kemampuan interaksi dan regulasi emosi yang lebih baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran orang tua dalam membatasi serta mengarahkan Pengaruh Penggunaan media sosial anak sejak dini demi mendukung perkembangan sosial emosional yang sehat.</note>
<classification>371.4</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PIAUD 287</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI PIAUD 287</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI PIAUD 287</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31171</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-12-17 15:58:35</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-15 10:11:04</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>