<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31149">
<titleInfo>
<title>Respons dan 
Persepsi Retorika Dakwah Ustadzah Jahidah Farhati di Instagram</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Khansa Putri Madina</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 86 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Perkembangan pesat teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong 
transformasi dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam penyampaian 
dakwah Islam. Masyarakat kini lebih mengandalkan media digital dan media sosial 
sebagai sumber utama informasi keagamaan, yang melahirkan fenomena dakwah 
digital. Media sosial seperti Instagram, YouTube, dan TikTok menjadi ruang 
strategis bagi para da’i untuk menyampaikan pesan-pesan keislaman secara kreatif 
dan komunikatif. Namun, dakwah digital juga menghadapi tantangan, seperti potensi 
penyebaran informasi keagamaan yang keliru, penyalahgunaan simbol agama, serta 
kurangnya kemampuan teknologis dan retoris dari sebagian da’i. Penelitian ini 
mengkaji strategi retorika dakwah digital Ustadzah Jahidah Farhati melalui 
Instagram.  
Rumusan masalah dalam penelitain ini sebagai berikut 1) Bagaimana Respons dan 
persepsi Audiens terhadap retorika dakwah Jahidah Farhati di instagram? 2) 
Bagaimana Retorika Dakwah yang digunakan Jahidah Farhati di instagram? 
Menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui 
observasi konten Instagram Jahidah Farhati, wawancara mendalam dengan Jahidah 
Farhati, keluarga, sahabat, rekan dakwah, dan pengikutnya, serta dokumentasi. Teori 
yang digunakan dalam penelitian ini teori retorika Aritoteles. Menurut Aristoteles, 
ada tiga cara untuk memengaruhi manusia, yaitu dengan ethos, logos dan pathos. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa audiens menilai retorika dakwah Ustadzah 
Jahidah Farhati kredibel, mudah diverifikasi, dan relevan dengan kebutuhan mereka, 
khususnya generasi muda. Gaya dakwahnya lugas namun lembut, menggunakan 
bahasa sehari-hari, disertai rujukan dari Al-Qur’an, hadis, dan kitab-kitab otoritatif, 
sehingga pesan mudah diterima. Strategi yang digunakan meliputi pemahaman 
audiens, kepekaan isu sosial, penguatan substansi, dan pembentukan personal 
branding melalui format video interaktif yang ringan. Retorikanya bersifat 
Dialogika, menekankan interaksi dua arah, penyampaian terstruktur, dan penutup 
positif, menjadikannya efektif secara emosional dan komunikatif.</note>
<subject authority=""><topic>Retorika dakwah</topic></subject>
<classification>2x7.24</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1149</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI KPI 1149</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KPI 1149</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31149</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-20 18:56:11</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-20 19:03:25</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>