<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31144">
<titleInfo>
<title>Dampak Fatherless Terhadap Kepercayaan Diri Pada Remaja (Studi Kasus di Desa Kubang Puji Kecamatan Pontang Kabupaten Serang)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dhea Sativa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xii  + 72 hlm.: 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Fenomena fatherless atau ketidakhadiran ayah dalam kehidupan anak merupakan isu sosial yang semakin meningkat dan berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis anak, terutama pada masa remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak fatherless terhadap kepercayaan diri remaja serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepercayaan diri mereka. Penelitian dilakukan di Desa Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang, yang memiliki sejumlah kasus remaja fatherless akibat perceraian, kematian, maupun ketidakhadiran emosional ayah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap subjek yang dipilih secara purposive, yaitu remaja usia 13–15 tahun yang mengalami kondisi fatherless. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakhadiran ayah berdampak pada rendahnya kepercayaan diri remaja, yang tercermin dalam aspek kurangnya kemandirian, keberanian, serta optimisme dalam menghadapi tantangan sosial dan akademik. Meskipun demikian, beberapa remaja menunjukkan kemampuan adaptasi yang lebih baik ketika mendapatkan dukungan emosional dari ibu, keluarga, teman sebaya, atau figur pengganti ayah. Faktor-faktor yang memengaruhi kepercayaan diri remaja fatherless meliputi pengalaman masa kecil, dukungan sosial, pencapaian pribadi, serta kemampuan menerima diri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi para konselor, pendidik, dan orang tua dalam memahami serta memberikan dukungan yang lebih efektif kepada remaja yang mengalami fatherless, agar mereka mampu mengembangkan rasa percaya diri yang sehat dan tangguh.</note>
<classification>158.3</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1168</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BKI 1168</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BKI 1168</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31144</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-20 15:13:35</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-01-14 11:10:41</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>