<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31143">
<titleInfo>
<title>الكلمات المشيرة في فيلم كفرناحوم لنادين  لبكي (مراجعة التداولية تستند إلى منظور ستيفن ج ليفنسون)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mochamad Syahdan Felix Gunawan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 96 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Film Capharnaüm karya Nadine Labaki menggambarkan realitas sosial yang 
kompleks melalui tuturan para tokohnya yang kaya akan unsur deiksis. Penggunaan deiksis 
dalam film ini tidak hanya berfungsi sebagai penanda referensial, tetapi juga merefleksikan 
identitas tokohnya, hubungan sosial, serta konteks waktu dan ruang. Oleh karena itu, kajian 
terhadap deiksis dalam film ini penting untuk mengungkap makna ujaran secara pragmatik. 
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi 
kepustakaaan, yang bertujuan untuk mengklasifikasikan dan mengklarifikasikan bentuk, 
jenis, dan fungsi deiksis dalam film Capharnaüm berdasarkan teori pragmatik dari Stephen 
C. Levinson. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan pencatatan, sedangkan analisis 
data dilakukan menggunakan metode deskriptif-analitik terhadap dialog-dialog tokoh dalam 
25 menit pertama berjalannya film tersebut. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua bentuk utama deiksis, yaitu: 
deiksis eksoporik, (yang mencakup deiksis persona, sosial, waktu, dan tempat) dan deiksis 
endoporik, (yakni deiksis wacana). Total ditemukan 78 data deiksis dari 244 tuturan 
percapannya yang didasarkan pada 17 konteks pragmatis. Deiksis persona terdiri dari 5 data 
untuk orang pertama, 8 data untuk orang kedua, dan 5 data untuk orang ketiga. Deiksis 
sosial mencakup 12 data untuk hubungan formal dan 13 data untuk hubungan informal. 
Deiksis waktu mencakup 6 data untuk masa lampau, 2 data untuk masa sekarang (kini), dan 
8 data untuk masa depan. Deiksis tempat terdiri dari 6 data untuk lokasi umum dan 4 data 
untuk lokasi khusus. Sementara deiksis wacana terdiri dari 6 data untuk penunjukan anaforis 
(sebelumnya) dan 3 data untuk kataforis (setelahnya). 
Fungsi deiksis pun beragam: deiksis persona digunakan untuk merujuk pelaku 
dalam film atau merujuk pada kata ganti tokoh yang dimaksud; deiksis sosial menunjukkan 
perbedaan status sosial, gelar meninggikan atau merendahkan; deiksis waktu menandai 
urutan waktu kejadian; deiksis tempat menunjukkan lokasi penutur atau lawan tutur sebagai 
rujukan untuk tempat yang dekat ataupun jauh; sedangkan deiksis wacana menjaga kohesi 
dan koherensi antar bagian wacana untuk menerangkan sesuatu hal yang telah dibicarakan 
atau hal yang akan dibicarakan.</note>
<subject authority=""><topic>Deiksis, tinjauan Pragmatik</topic></subject>
<classification>410</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 511</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BSA 511</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 511</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31143</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-20 14:48:49</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-20 14:54:47</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>