<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31110">
<titleInfo>
<title>المجاز المرسل في القرآن الجزء الرابع عشر (دراسة تحليلية بلاغية)</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Hilda Khaerunnisa</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Serang Banten</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">ar</languageTerm>
<languageTerm type="text">Bahasa Arab</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xvi + 66 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Bahasa Al-Qur’an mengandung keindahan bukan hanya pada struktur 
katanya, tetapi juga pada gaya bahasanya, salah satunya adalah majaz mursal. Gaya 
bahasa ini tidak hanya memperindah penyampaian pesan, tetapi juga memperdalam 
makna yang dikandung oleh ayat-ayatnya. Namun, memahami majaz mursal tidak 
dapat dilakukan secara literal, melainkan memerlukan analisis mendalam terhadap 
konteks, alāqah, dan qarīnah. Oleh karena itu, kajian terhadap majaz mursal menjadi 
penting sebagai salah satu pendekatan untuk memahami pesan-pesan tersirat dalam 
Al-Qur’an. Penelitian ini memfokuskan pada majaz mursal dalam Al-Qur’an juz 
empat belas, karena di dalamnya terdapat banyak ayat yang menyampaikan pesan 
secara majazi melalui unsur alāqah dan qarīnah, sehingga menunjukkan keindahan 
dan kedalaman makna dalam penyampaian pesan. 
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ayat-ayat dalam Juz 14 yang 
mengandung majaz mursal dan menganalisis jenis-jenisnya berdasarkan alāqah dan 
qarīnah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif
analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka terhadap Al
Qur’an, tafsir, serta literatur balaghah klasik dan modern. Analisis data dilakukan 
dengan menggunakan pendekatan ilmu balaghah, khususnya ilmu bayān, yang secara 
khusus membahas tentang gaya bahasa majazi termasuk majaz mursal. 
Penelitian ini didasarkan pada teori balaghah, khususnya ilmu bayan yang 
membahas tentang majaz. Majaz mursal adalah penggunaan suatu lafadz pada makna 
selain makna aslinya, karena adanya alāqah disertai dengan qarīnah yang mencegah 
dari maksud makna aslinya. Teori ini digunakan untuk menganalisis bagaimana kata
kata tertentu dalam ayat tidak digunakan dalam makna dasarnya, namun tetap 
menunjukkan maksud pesan yang lebih dalam, dengan memperhatikan alāqah dan 
qarīnahnya. 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua puluh enam ayat dalam Juz 
empat belas yang mengandung majaz mursal, yang tersebar di Surah Al-Ḥijr dan An
Naḥl. Jenis hubungan makna (alāqah) yang ditemukan meliputi juz’iyyah, kulliyyah, 
mahalliyyah, ḥāliyyah, musabbabiyyah, dan ‘umūmiyyah. Temuan ini menunjukkan 
bahwa majaz mursal memperkaya makna Al-Qur’an dan memperdalam pemahaman 
terhadap pesan-pesan ilahiah, serta menjadi jembatan antara keindahan bahasa dan 
kedalaman makna yang menjadi ciri khas Al-Qur’an.</note>
<subject authority=""><topic>Sastra Arab, ilmu balagoh, Majaz mursal</topic></subject>
<classification>808</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 509</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BSA 509</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BSA 509</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31110</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-11-10 14:06:10</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-11-10 14:12:34</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>