Detail Cantuman Kembali

XML

Tindak Pidana Korupsi Dana Desa Ditinjau dari Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 dan Perspektif Fiqh Siyasah (Studi Kasus di Desa Sodong Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang)


Terjadinya kasus korupsi di desa yaitu munculnya dana
desa (DD) sehingga menjadi bahan ‘empuk’ para oknum untuk
mengeruk kekayaan negara. Dengan minimnya pengawasan
pemerintah pusat terhadap desa sehingga membuat aliran dana
desa semakin besar disalahgunakan oleh oknum pejabat desa.
Perumusan masalah dari penelitian ini adalah 1)
Bagaimana bentuk korupsi dana desa yang terjadi di Desa
Sodong? 2) Bagaimana implementasi UU No 20 Tahun 2001
dalam korupsi dana desa di Sodong? 3) Bagaimana perspektif
fiqh siyasah terhadap korupsi dana desa di Desa Sodong?
Tujuan penelitian dari skripsi ini adalah: 1) Untuk
mengetahui bentuk korupsi yang terjadi di Desa Sodong, 2)
Untuk mengetahui implementasi UU No 20 Tahun 2001 dalam
kasus tindak pidana korupsi dana di Desa Sodong, 3) Untuk
mengetahui perspektif fiqh siyasah terhadap tindak pidana
korupsi dana desa di Desa Sodong.
Metode yang digunakan adalah metode deskriptif
kualitatif yaitu metode yang berisi ucapan, kutipan dan perilaku
yang dihasilkan penulis melalui hasil penelitian dengan
menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.
Dari penelitian ini dapat disimpulkan yaitu: 1) bentuk
korupsi yang terjadi di Desa Sodong yaitu dengan cara
mengurangi pembangunan yang dibangun 2) implementasi UU
No 20 Tahun 2001 dalam kasus korupsi dana di Desa Sodong
telah maksimal dalam menerapkan UU tersebut, 3) persfektif fiqh
siyasah terhadap korupsi dana desa yang terjadi di Desa Sodong
adalah perbuatan yang dilarang dalam syari’at Islam. Karena
bertentangan dengan prinsip maqashidussy syari’ah, prinsip
keadilan dan prinsip pertanggungjawaban.
Siti Sauta Khofipah - Personal Name
SKRIPSI HTN 669
345
Text
Indonesia
2025
Serang Banten
xiv + 117 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...