Detail Cantuman Kembali
Implementasi Manajemen Risiko pada Asuransi Jiwa Syariah (Studi Kasus PT Takaful Keluarga Kota Serang)
PT. Takaful keluarga pada tahun 2020 mengalami kenaikan yang
stabil. Didorong oleh melemahnya posisi bisnis perusahaan di industry
asuransi jiwa yang disebabkan oleh berkurangnya mitra strategis
sehingga menghasilkan pendapatan kontribusi yang lebih rendah.
Pendapatan kontribusi perusahaan turun Rp 236.524 juta pada akhir
desember 2023 dari Rp 274.091 juta pada 31 desember 2022.
Hal ini manajemen risiko mempunyai peranan penting untuk
menyelesaikan berbagai risiko yang akan timbul pada perusahaan
asuransi syariah berdasarkan pada data tersebut, maka penelitian ini
menjadi sangat menarik ketika kita ingin mengetahui bagaimana
implementasi manajemen risiko, faktor-faktor yang mempengaruhi
risiko, serta cara menanggulanginya?
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi
manajemen risiko pada asuransi jiwa syariah di PT. Takaful Keluarga,
menganalisis risiko-risiko yang dihadapi, menanggapi risiko yang
mengahambat kinerja perusahaan, serta mecari Solusi yang terbaik
untuk menanggulanginya.
Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis
dengan pendekatan kualitatif. Informan ditentukan dengan sampel
teoritis berdasarkan pemahaman teori yang sesuai dengan masalah dan
tujuannya.
Hasil penelitian ini, peneliti membuat kesimpulan yang diperoleh
adalah PT. Takaful Keluarga memiliki tiga proses manajemen risiko
yaitu: identifikasi risiko dilakukan untuk mengidentifikasi risiko yang
dihadapi oleh perusahaan dengan melihat SPAJ (Surat Permintaan
Asuransi Jiwa) peserta. Kemudian, melakukan penilain risiko melalui
data KTP atau SPAJ peserta sehingga dapat menyeleksi tingkat kelas
setiap risiko yang ada, dan tahap terakhir melakukan pengendalian
risiko secara fisik dan finansial.
Zahra Reyhan Kautsar - Personal Name
SKRIPSI AS 575
368
Text
Indonesia
2025
Serang Banten
xiii + 94 hlm.; 18 x 25 cm
LOADING LIST...
LOADING LIST...







