<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31075">
<titleInfo>
<title>Perspektif Maqoshid Syariah terhadap PP No. 28 tentang Alat Kontrasepsi</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Mansur Maturidi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xiii + 86 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pengaturan alat kontrasepsi di Indonesia tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga menyentuh nilai-nilai moral dan keagamaan. Sebagai negara dengan mayoritas Muslim, muncul pro dan kontra terhadap Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2024 tentang Alat Kontrasepsi, terutama dalam hal kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip Islam. Hal ini menimbulkan kebutuhan untuk mengkaji kebijakan tersebut dari sudut pandang Maqashid Syariah, guna memastikan penerapannya tidak bertentangan dengan nilai-nilai syariat dan tetap memberi kemaslahatan. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana kesesuaian PP No. 28 Tahun 2024 tentang Alat Kontrasepsi dengan prinsip-prinsip Maqashid Syariah? Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research), dengan menganalisis dokumen hukum, literatur keislaman, serta pandangan para ulama klasik dan kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, yakni mengkaji ketentuan hukum yang berlaku dengan pendekatan maqashid, yang mencakup perlindungan terhadap agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta. Hasil dan kesimpulan menunjukkan bahwa PP ini secara umum sejalan dengan tujuan syariat, khususnya dalam menjaga kesehatan reproduksi dan kesejahteraan keluarga. Namun, perlu keterlibatan tokoh agama dalam edukasi dan sosialisasi agar pelaksanaannya tidak menimbulkan resistensi serta tetap berada dalam bingkai nilai-nilai Islam.</note>
<classification>2x4.39</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 700</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI HKI 700</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI HKI 700</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31075</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-10-29 15:18:04</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-29 15:18:17</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>