<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="31019">
<titleInfo>
<title>Inventarisasi, Potensi Tumbuhan Obat, dan Faktor Abiotik di Hutan Kota Serang, Banten</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Putri Badiatun Ni'mah</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">serang</placeTerm></place>
<publisher></publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent>xv + 79 hlm.; 18 x 25 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis tumbuhan obat yang terdapat di Hutan Kota Serang, menganalisis potensi manfaatnya, serta mengkaji faktor abiotik yang mendukung keberadaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah eksploratif deskriptif dengan observasi langsung di lapangan. Inventarisasi dilakukan dengan mencocokkan jenis tumbuhan yang ditemukan dengan daftar tumbuhan obat dari tiga buku referensi utama. Pengukuran faktor abiotik meliputi suhu, kelembapan tanah, pH tanah, dan intensitas cahaya di lokasi tumbuhan obat ditemukan. Hasil penelitian mencatat 10 jenis tumbuhan obat, antara lain Hymenocallis littoralis (Jacq.) Salisb., Carica papaya L., Alpinia galanga L. (Willd.), syzygium polyanthum (Wight) Walp., Curcuma longa L., Ficus septica Burm.f., Hibiscus rosa sinensis L., Mimosa pudica L., Psidium guajava L., dan Sida rhombifolia L. Tumbuhan-tumbuhan ini memiliki potensi manfaat sebagai obat tradisional untuk berbagai penyakit, seperti antioksidan, antiinflamasi, antidiabetes, dan antimikroba. Analisis faktor abiotik menunjukkan bahwa tumbuhan obat dapat tumbuh dalam kisaran suhu 26,7–31,3 °C, dengan variasi pH tanah 4,4–7, dan intensitas cahaya yang bervariasi. Penelitian ini memberikan data awal yang dapat digunakan untuk upaya konservasi dan penelitian lanjutan terkait pemanfaatan tumbuhan obat di lingkungan perkotaan.</note>
<classification>582.12</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>UIN SMH Banten Perpustakaan Pusat</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 071</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">SKRIPSI BIO 071</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>SKRIPSI BIO 071</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>31019</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-09-25 10:54:30</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-25 10:54:45</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>